PAREPARE, timeberita.com — Turnamen kejuaran Pra Prov sepak takraw wilayah II yang dipusatkan di Kota Parepare telah usai.
Turnamen itu diikuti tujuh tim perwakilan daerah yakni, Makassar, Maros, Pangkep, Barru, Kota Parepare, Sidrap dan Pinrang.
Turnamen itu ditutup dengan ditandai penyerahan medali kepada pemenang.
Untuk kategori Beregu Putra, Kabupaten Pangkep tampil sebagai peraih medali emas dan disusul tim Kota Parepare dan juara tiga bersama diraih oleh Kabupaten Pinrang dan Kabupaten Maros.
Sementara untuk kategori Beregu Putri Medali emas diraih oleh Kabupaten Barru, medali perak diraih oleh Kota Parepare dan juara tiga bersama ditempati Kabupaten Sidrap dan Kota Makassar.
Untuk kategori Tim Putra, Kota Makassar tampil sebagai peraih medali emas disusul Kabupaten Sidrap dan juara tiga bersama ditempati Kabupaten Maros dan Pangkep.
Kategori Tim Putri, Kabupaten Pinrang meraih medali emas dan medali perak diraih Kabupaten Pangkep sementara medali perunggu Kota Parepare harus berbagi dengan Kabupaten Barru.

Turnamen itu ditutup oleh Sekretaris PSTI Sulsel, DR. Nukhrawi Nawir di GOR Bulog, Selasa (21/12/2021).
Pada kesempatan itu, Nukhrawi Nawir mengatakan, Prestasi yang diraih hari ini merupakan langkah awal menuju turnamen selanjutnya.
“Pemain yang berkualitas dari hasil Porprov akan diseleksi dan diusulkan mewakili Sulawesi Selatan, pada kejuaraan nasional mendatang,”katanya.
Dia mengapresiasi Ketua PSTI Parepare dan panitia atas kesuksesan pelaksanaan pra prov wilayah II di Parepare.
“Kami apresiasi sangat tinggi kepada panitia pelaksana terutama pada Ketua PSTI Parepare, H. Surianto, yang selalu hadir setiap hari memantau jalannya pertandingan. Kami juga berharap agar PSTI Parepare melaksanakan kejuaraan baik berskala nasional maupun internasional,”harapnya.
Sementara Ketua PSTI Parepare, H Surianto AM, S.Ag. MM mengatakan, Kota Parepare ditunjuknya Kota Parepare sebagai tuan rumah bukan secara kebetulan.
“Karena Kota Parepare merupakan tempat strategi yang berada di tengah-tengah,”Ujarnya.
Menurutnya, Wasit dan Hakim garis yang dipakai dalam pelaksanaan Pra Porpov Sepak Takraw di Parepare adalah Hakim dan Wasit Nasional dan Provinsi.
“Kualitasnya tidak diragukan. Ini sengaja kami datangkan agar pertandingan ini berjalan tanpa ada kecurangan. Alhamdulillah, sampai pertandingan ini selesai tidak ada yang komplein,”katanya.
Dalam pertandingan ini, lanjut H. Surianto, telah dihadirkan tim penilai yang akan melihat bakat pemain.
Disini tidak dilihat siapa yang juara, tetapi siapa yang berbakat dan akan dilatih untuk menjadi pemain yang handal dan berprestasi.
“Bagi yang juara jangan cepat bangga. Tapi teruslah berlatih menuju turnamen lebih tinggi dan yang belum menang jangan berkecil hati, tapi teruslah asah bakat dan kemampuan agar lebih baik,”kata H Surianto.
Diketahui, H Surianto mengajak seluruh atlet, Oficial, Menejer dan Pelatih serta wasit untuk makan siang dirumah kediamannya di KM 4, jalan Jendral Ahmad Yani, samping Asrama Brigif Badik Sakti dan membagikan uang kepada seluruh atlet.(*)