PAREPARE, timeberita.com – Masa Bhakti periode pengurus Cabang Persatuan Lawn Tenis Indonesia (Pengcab PELTI) kota Parepare telah berakhir bukan Oktober 2024.
Otomatis Pengcab PELTI Parepare kosong sehingga tidak ada lagi pengurus yang mengurus cabang olahraga tenis lapangan di kota Parepare.
Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Parepare, Fadly Agus Mante mendesak pengcab PELTI Parepare melakukan Musyawarah Kota (Muskot) secepatnya tahun ini.
Pasalnya, tahun depan akan dilaksanakan Prakualifikasi Pekan Olahraga Provinsi (Pra Porprov) Sulsel, kalau tidak ada pelaksana tugas di tunjuk oleh PELTI provinsi atau pengurus baru PELTI kota Parepare maka cabang olahraga tenis tidak bisa ikut Pra Porprov.
Bahkan kemarin dananya tidak dicarikan oleh pengcab PELTI Parepare karena adanya masalah internal sehingga pihak KONI Parepare tidak bisa dicairkan dananya dan tahun ini dikembalikan ke kas daerah.
Padahal, kata Awing nama panggilannya Fadly Agus Mante, jika dana dikembalikan maka otomatis tidak ada lagi kegiatan pembinaan atlet tenis.
“Kami dari KONI Parepare mendesak pengcab PELTI agar segera melakukan muskot untuk menentukan pengurus baru yang sudah selesai masa periodenya,”tuturnya.
Terpisah, mantan ketua PElTI Parepare, Husni Syam yang baru selesai masa periodenya Oktober tahun ini mengakui bahwa tidak ada lagi pengurus PELTI sekarang ini.
Bahkan, kata sekda Pemkot Parepare ini bahwa berakhirnya pengcab PELTI Parepare bulan Oktober maka otomatis tidak ada pengurus. Pihaknya masih menunggu keputusan dari pihak pengurus provinsi PELTI Sulsel.
“Belum ada petunjuk dari pengurus PELTI Sulsel terkait pengurus pelaksanaan tugas untuk membentuk kegiatan muskot tahun ini, jadi kami hanya menunggu perintah dari PELTI Sulsel, “jelasnya. (*”)