SIDRAP, timeberita.com – Majelis Syuhada Kota Parepare kembali melakukan safari shalat subuh berjemaah di luar daerah di awal tahun yang ketiga kalinya setelah sebelumnya di Masjid Raya Besar Pinrang, Masjid Baiturahman H Lawe Barru dan sekarang ini tetap istiqamah putihkan masjid Raya Islamic Centre Pangkajene Sidrap, Jumat 16 Januari 2026.
Turut membersamai Majelis Syuhada Parepare H Pangerang Rahim ketua Majelis Syuro , Muassis Majelis Syuhada H Baktiar Syarifuddin SE, Ketua iktikaf Majelis Syuhada H Opu Suharjono , Mantan Wakil Ketua DPRD Pinrang yang juga Ketua Ta’mir Masjid Raya Besar Pinrang H Alimuddin Ngaru, Mantan Kadis Pendidikan Kota Parepare, H Anwar Saad, Mantan Anggota DPRD Parepare H Minhajuddin Ahmad SAg, Mantan Kadis Pendidikan Kabupaten Pinrang Drs H Andi Mappanyukki MSi, mantan Camat Bacukiki Bapak Saharuddin.
Juga hadir beberapa tokoh masyarakat Parepare H Jamal, Para iman, pengurus Masjid pegawai syara se- Kota Parepare, para Majelis Taklim se Kota Parepare, jemaah masjid Raya Islamic Centre Pangkajene Sidrap dan beberapa jemaah turut bergabung memutihkan ( pakaian putih- putih) masjid.
Sebelum melaksanakan shalat subuh berjemaah terlebih dulu sekretaris DKM Masjid Raya Islamic Centre Muh Saiful mewakili ketua H Hasbullah Supu menyampaikan kebanggaannya dikunjungi Majelis Syuhada Kota Parepare karena itu berterima kasih dan mengucapkan mohon maaf jika dalam pelaksanaan ini asa hal hal yang kurang mohon dimaafkan.
” Atas nama jemaah masjid Raya Islamic Centre Pangkajene Sidrap merasa bangga atas kunjungan Jemaah Majelis Syuhada Parepare, karena itu diucapkan terima kasih dan bila ada yang kurang berkenaan dalam pelaksanaan ini mohon dimaafkan”, katanya.
Bertindak selaku imam yaitu Ustadz Angga Wijaya imam.shalat Masjid Raya Islamic Centre Pangkajene Sidrap, sambutan penerimaan oleh Bapak H Hasbullah Supu ketua DKM Masjid Raya Islamic Centre Pangkajene, ceramah singkat oleh Ustadz Muhammad Fadly Al Hafidz.
Penceramah singkat Ustadz Muhammad Fadli Al Hafidz menyampaikan bahwa langkah kita dari rumah menuju Masjid dihitung Allah SWT termasuk jemaah Majelis Syuhada Parepare jaraknya jauh dari Masjid ini semua itu dihitung sebagai amal ibadah, Manusia tidak masuk surga dengan ibadahnya akan tetapi Rahmat dan kasih sayang Allah.
Kemana tujuan kita semua yaitu menuju Akhirat, kalau bukan Allah meminta pertolongan Allah siapa lagi, setidaknya
ada 7 orang yang mendapat pertolongan yaitu mereka yang hatinya terkoneksi dengan masjid hatinya selalu rindu dengan rumah Allah yaitu masjid, serta siapa yang ingin dipanjangkan umur perbanyak silaturahmi.
” Langka menuju Masjid apalagi shalat subuh itu semua dihitung Allah termasuk jemaah Majelis Syuhada dari Parepare menuju rumah Allah ini dengan satu tujuan Akhirat, dengan meminta pertolongan Allah harus hati kita terkoneksi dengan Masjid, senantiasa rindu dengan Rumah Allah dan tetap bersilaturahmi jika ingin panjang umur dan mempermudah rejeki”, jelasnya.
Muassis Majelis Syuhada Kota Parepare H Baktiar Syarifuddin SE menguraikan bahwa Majelis Syuhada merupakan salah satu dakwah tidak berbicara untuk memicu dan memacu mereka baik yang ada di masjid maupun yang di luar masjid melangkahkan diri ke masjid, untuk terbangun dari dinginnya subuh dengan bersama sama memakmurkan masjid baik di sekitar rumah maupun masjid lainnya , terima kasih sudah menerima Majelis Syuhada baik iktikaf maupun shalat subuh dan permohonan maaf bila terdapat hal hal kurang berkenan.
” Majelis Syuhada adalah dakwah tak berbicara karena itu mari memakmurkan masjid baik disekitar rumah maupun masjid lainnya,dengan tetap istiqamah melangkahkan kaki ke masjid menembus dinginnya subuh, terima kasih terima Majelis Syuhada dan permohonan maaf jika dalam pelaksanaan safari shalat subuh ada hal hal yang tidak berkenan”, tandasnya. (**).