PAREPARE, timebeeita.com – Sebagai bentuk perluasan layanan hukum, Pos Bantuan Hukum (Posbakum) Pengadilan Negeri (PN) Parepare menggelar audiensi dengan SMK Negeri 2 Parepare, Selasa (20/1/2026).
Pertemuan ini membahas persiapan penyuluhan hukum langsung kepada para pelajar, menandai dimulainya program “Posbakum Keliling” ke ranah pendidikan.
Bertempat di ruang kepala sekolah, tim Posbakum yang dipimpin Muh. H.Y. Rendi, S.H, disambut oleh Kepala SMK Negeri 2 Parepare, Anwar, S.Pd., M.Si. Kegiatan ini merupakan implementasi program kerja LBH Mata Air Keadilan Parepare tahun 2026.
Rendi menjelaskan, setelah giat memberikan layanan di tingkat kelurahan, Posbakum kini menyasar generasi muda. “Ini pertama kalinya Posbakum Keliling menyentuh wilayah pendidikan. Targetnya adalah memberikan pemahaman hukum yang menyeluruh kepada pelajar,” ujarnya.
Materi penyuluhan akan fokus pada isu-isu krusial yang dekat dengan dunia remaja, seperti kekerasan terhadap anak, kenakalan remaja, tindakan asusila, dan bahaya narkoba. “Kami akan jelaskan secara rinci, termasuk dampak hukum dari setiap pelanggaran. Tujuannya agar mereka paham konsekuensinya,” jelas Rendi.
Ia menambahkan, pemahaman ini penting untuk mencegah insiden yang kerap terjadi, seperti penganiayaan oleh guru atau perkelahian yang melibatkan siswa, yang berujung pada ranah pidana. “Dengan pemahaman hukum yang baik, diharapkan pelajar bisa lebih bijak menyikapi masalah di lingkungan mereka,” tegasnya.
Menyambut inisiatif ini, Kepala Sekolah SMK Negeri 2 Parepare, Anwar, menyatakan kesiapannya untuk mendukung penuh. “Kami merespons sangat positif. Ini kesempatan bagus bagi siswa untuk melek hukum,” katanya.
Anwar pun bersedia menyediakan aula sekolah sebagai lokasi penyuluhan dan akan mengikutsertakan siswanya. “Kami siap memfasilitasi dan menunggu jadwal pelaksanaan dari tim Posbakum,” pungkasnya. (**)