SOPPENG, TIME BERITA, — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Soppeng melalui Dinas Perdagangan Perindustrian Koperasi dan UKM menggelar lomba menu tradisional dalam rangka memeriahkan hari ulang tahun (HUT) kemerdekaan Republik Indonesia (RI) yang ke-74 tahun 2019. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Gabungan Dinas Kabupaten Soppeng. Kamis (15/08/2019).
Kepala Dinas PPK dan UKM, Andi Makkaraka, mengatakan, kegiatan ini sebagai bentuk melestarikan kearifan lokal yang ada di Bumi Latemmamala dalam rangka memeriahkan HUT RI ke-74 tahun 2019.
Dia menyebutkan, yang menjadi peserta dalam kegiatan yakni,perwakilan dari setiap SKPD dan Kecamatan tingkat Kabupaten Soppeng. “Jurinya dari Tim Penggerak PKK Kabupaten Soppeng,”singkatnya.
Pada kesempatan itu, Bupati Soppeng, Andi Kaswadi Razak, mengatakan, kegiatan ini sangat penting, karena mengajarkan kita berlomba secara profesional.
“Makanan tradisional di Kabupaten Soppeng, bukan hanya cuma sekedar makanan, tetapi mempunyai manfaat serta fungsi. Karena makanan tradisonal ini mempunyai makna yang tidak sembarang hidangannya, seperti acara maddoja bine ada makanan khusus yang disajikan pada acara ini,”katanya.
Menurutnya, Perlu diketahui makanan tradisional dan modern sangatlah berbeda, jadi para peserta diharapkan untuk menyajikan makanan tradisional dan tidak di modifikasi.
“Seperti membuat menu gorengan, jangan sampai memakai minyak yang banyak di jual di pasaran, karena kita, di Kabupaten Soppeng mempunyai minyak tradisional yaitu minyak ‘tana’ (Minyak Kelapa red),”ujarnya.
Lebih lanjut, Kaswadi mengingatkan, jangan sampai menu yang di hidangkan tradisional tapi tampilan dan dekorasinya modern. Karena menu dan dekornya harus sesuai.
“Ini dilakukan dari tahun ke tahun agar nilai tradisional yang ada di Bumi Latemmamala terus dipertahankan. Karena makanan tradisional di Kabupaten Soppeng, sedikit demi sedikit mulai terkikis dengan adanya makanan modern. Disini kita mencari sesuatu yang mulai hilang, yang dulu menjadi makanan favorit bagi orang tua kita,”katanya.
Dia menambahkan, Yang juara nantinya akan mewakili Kabupaten Soppeng ke tingkat Provinsi. Dengan demikian, Diharapkan tim PPK mendampingi dan membina pemenang untuk diadakan simulasi secara terus menerus menu yang akan disajikan.
“Jangan merasa malu untuk berkompetisi dengan kabupaten lain, karena Kabupaten Soppeng mempunyai banyak menu lokal yang dapat kita perlombakan serta mempunyai catatan sejarah. Karena tidak mungkin daerah peradaban sejarahnya sudah lama mau di kalahkan oleh daerah lain yang masih muda,”ujarnya.(*)