PAREPARE, TIME BERITA — PAS atau biaya masuk Pelabuhan Nusantara Parepare dikeluhkan penumpang dan pengantar, Senin (20/01/2020).
Hal itu, dikarenakan biaya itu dinilai terlalu mahal dan bahkan tidak jelas peruntukannya.
Seperti yang dialami Agus, seorang pengantar yang masuk di Pelabuhan mengantar kerabatnya.
Dirinya mengaku jika, untuk masuk di Pelabuhan harus membayar dengan nilai yang bervariasi.
Untuk pengantar dimintai biaya masuk sebesar Rp6.000 ditambah dengan biaya restribusi sebesar Rp2.000, sementara untuk penumpang dimintai biaya masuk sebesar Rp22.000 ditambah dengan retribusi Rp2.000.
“Nilai iti terlalu mahal dan besar. Bahkan biaya itu tidak jelas peruntukannya,”jelasnya.
Sementara Ketua Pekat Indonesia Bersatu DPD Parepare Hj Nurtiaty Sjam yang didampingi Infokom Pekat IB Ruslan Nawir menyayangkan hal tersebut.
Dia mengatakan, seharusnya pihak Pelindo melakukan sosialisasi kepada masyarakat, jika ada kenaikan tarif yang baru.
Selain itu, tarif atau biaya yang dipungut harus jelas peruntukkannya.
“Sebagai otoritas, Pelindo tidak mestinya semena-mena dalam memberlakukan tarif atau biaya kepada masyarakat,”jelasnya.
Menurutnya, biaya yang diberlakukan oleh Pelindo, hanya untuk memcari keuntungan tanpa memikirkan dampak kepada masyarakat.
“Jangan hanya mencari keuntungan, tapi harus juga difikirkan dampak terhadap masyarakat,”tutupnya.
Hingga berita ini dimuat, pihak Pelindo belum memberikan keterangan. (*)