PAREPARE, timeberita.com – Bakal calon (Balon) Walikota Parepare, Muhammad Zaini (MZ) bersama tim MZ Teman’ta berkunjung di kediaman Almarhumah Hj. Atika (67) Lorong Pertamina, dibelakang mesjid Taqwa kelurahan Lakessi, Kecamatan Soreang, kota Parepare, Selasa (30/4/2024).
Saat sampai di rumah duka, terlihat petugas call centre 112 berada dilokasi tersebut, sehingga MZ mencoba untuk naik di atas rumah almarhumah tidak bisa karena pihak petuga Call centre 112 lagi mengurus mayat tersebut.
Menurut, salah saorang petugas call centre, bahwa almarhumah meninggal sudah dua hari lalu, tanpa diketahui keluarganya, almarhumah meninggal diduga karena sakit.
“Sekitar dua hari lalu meninggal dan baru hari ini diketahui oleh keluarganya, usia almarhumah sudah lanjut ,”kata petugas call centre tanpa menyebut namanya.
Sementara, warga setempat bernama Wenji, mengatakan kematian almarhumah baru diketahui setelah ada seorang kolektor menagih.
“Ada seorang menagih tadi pagi naik dirumah almarhumah, tapi pintunya terbuka tanpa ada suara saat mengetuk pintu,”kata Wenji.
Lanjut, Wenji menjelaskan, karena penasaran kolektor tersebut maka bertanyalah kepada tetangganya kenapa pintu terbuka tidak ada orang bersuara saat memberikan salam, saat itu ada tetanganya naik melihat langsung dalam rumahnya, ternyata almarhumah sudah tak bernyawa lagi.
“Kemarin hari Ahad 28 April 2024, ada menantunya melihat keadaan almarhumah, tapi masih sehat, nanti diketahui dia meninggal dunia pada hari ini, Selasa (30/4/2024),”jelasnya.
Saat ditanya, apakah ada anaknya, atau keluarganya yang menemaninya ? menurut Wenji bahwa hanya dua anaknya almarhumah, kalau suaminya sudah lama meninggal, dan itupun kedua anaknya sudah berkeluarga, keduanya anak almarhumah adalah perempuan dan mengikuti suaminya, yang satu tinggal di lumpue dan satunya lagi tinggal di wattang soreang dekat kaveleri.
“Rumah almarhumah adalah rumah kayu, di bawah rumah almarhumah dipersewakan, jadi sebenarnya tidak sepi karena ada orang menyewa di bawah kolom rumah almarhumah sedangkan almarhumah tinggal di atas rumah sendirian,”tuturnya.
Pernah almarhumah dipanggil sama anaknya agar tinggal di rumah anaknya saja, tapi almarhumah menolak dan tidak mau meninggalkan rumahnya tersebut.”jadi dia mau sendiri tinggal dirumahnya,”jelasnya.
Sementara MZ bersama rombongan berada di lokasi, hanya mendoakan almarhumah agar amal dan ibadahnya diterima disisi-Nya dan bagi keluarga yang ditinggalkanya tetap sabar menerima cobaan-Nya.
“Mari kita doakan almarhumah bersama,”kata Muhammad Zaini saat berada di kediaman almarhumah tersebut. (*Sam)