PAREPARE, timeberita.com – Media FC gabung dengan BKD FC melawan RGC Foundation Makassar selaku tim Club Bola Wanita usia 23, 19; dan 16 tahun di stadion gelora Mandiri, Selasa (15/3/2022) sore.
Laga uji coba ini dilakukan untuk persiapan pertandingan sepak bola wanita dengan memprebutkan piala Pertiwi Nasional di Bandung pada tanggal 18 Maret 2022.
Ketua asosiasi sepak bola wanita sulawesi selatan Bapak Dr.Abdur Razak SH MH melalui pelatih RGC Foundation Makassar, Sulsel, Dadang Talani mengatakan sangat mendukung laga uji coba melawan media di kota Parepare sebagai ajang silaturahim.
Laga persahabatan ini melawan teman jurnalis di kota Parepare untuk memberitahukan bahwa sepak bola wanita sudah ada di Makassar dan siap ikut laga pertandingan di Bandung.
“Jadi ada 19 tim provinsi di Indonesia ikut pertandingan piala Pertiwi Nasional Di Bandung, setiap group ada lima tim, sedangkan Sulsel berarada di group C,”jelasnya.
Lanjutnya, di group C ini dari tim Papua Barat, Bengkulu, Sulsel, Kaltim dan Lampung “katanya.
Kami datang ke Parepare, kata Dadang untuk bertemu dengan walikota Parepare, H.M Taufan Pawe, dan sangat mendukung keberadaan sepak bola wanita di Sulsel.
“Kami audents dengan pak wali sekaligus pelepasan tim kami bertanding di Bandung,”jelasnya.
Ditambahkan, bahwa wali kota Parepare ini siap menjadi tuan rumah sepak bola wanita jika ada kejuaraan yang diadakan setelah piala pertiwi nasional.
“Insya Allah usai lebaran kami jadikan Parepare sebagai tuan rumah asosiasi sepak bola wanita, karena stadion di makassar lagi pembenahan, hanya stadion Gelora mandiri atau Gelora Habibie Parepare siap ditempati tuan rumah laga pertandingan sepak bola wanita, apalagi pak wali mendukung,”tuturnya.
Sedangkan pelatih Media FC Parepare, Tamar, sangat menghargai kedatangan tim sepak bola wanita melawan uji coba dengan wartawan,.
“sebenarnya tidak seimbang karena yang di lawan adalah perempuan usia 19, tetapi karena uji coba melawan tim media maka kami layani, tapi saat main di lapangan ternyata tim sepak bola wanita ini menguasai lapangan dengan materi yang bagus sehingga tim media juga ke walahan melayaninya,”katanya singkat.
Ditambahkan, ini sejarah bagi teman media melawan perempuan main bola di stadion Gelora B.J. Habibie (gelora Mandiri) tersebut. (**)