PAREPARE, TIME BERITA, — Untuk mendapat proyek dari pemerintah kota (Pemkot) Parepare bisa dikatakan gampang-gampang susah. Hal itu dikarenakan banyak hal yang menjadi tolak ukur pemimpin atau Walikota.
Mulai dari kedekatan dengan Walikota, Keberanian dan bahkan yang memiliki banyak uang untuk membayar fee proyek yang diinginkan.
Dari pengakuan sejumlah rekanan yang biasanya mendapat proyek mengaku, untuk mendapatkan proyek itu gampang jika ada hubungan atau kedekatan dengan Walikota. “Datang saja ke Dinas yang sudah ditunjuk, Sampaikan ini Walikota yang suruh,”bebernya.
Walau demikian, jia sudah mendapat bintang (istilah kontrak saat lelang), maka kita harus siapkan sejumlah uang sebagai fee dari proyek itu.
Selain itu, untuk mendapat proyek harus ada keberanian untuk membiayai proyek dari pemerintah pusat yang ditujukan ke dinas yang bersangkutan.
Seorang pengusaha, akan mengeluarkan dana yang besar untuk itu, agar proyek tersebut akan di kerjakan.
Sementara Syawaluddin Sekertaris LSM IKRA Parepare mengataan, pembagian proyek sepeti itu sudah menjadi rahasia umum dikalangan para pengusaha kontraktor.
Menurutnya, sejauh ini pihaknya telah melakukan investigasi terkait pembagian proyek di Kota Parepare.
“Hasilnya, mereka-mereka yang memiliki hubungan kedekatan dengan Walilota sangat mudah mendapat proyek,”Katanya.
Dia menambahkan, sejumlah proyek besar di Kota Parepare, bisa dikatakan pengusaha dari luar yang kerjakan.
Hal ini juga bisa dilihat, seperti disebutkan dr Muhammad Yamin dalam surat pernyataannya terkait sejumlah dana yang diserahkan kepada seorang pengusaha dari Papua yang mengurus proyek di Jakarta untuk Kota Parepare.
Dan diketahui, kasus operasi tangkap tangan (OTT) terhadap pejabat ULP Kota Parepare yang ditangani Polres Parepare hingga kini belum ada kejelasan, sejak ditetapkannya lima pejabat ULP sebagai tersangka.(*)