PAREPARE, TIME BERITA, — Sejumlah kendaraan dinas (Kendis) yang dikuasai mantan pejabat pemerintah kota (Pemkot) belum dikembalikan.
Padahal mestinya saat pensiun, kendaraan tersebut harus dikembalikan ke Pemkot.
Ironisnya lagi, ada mantan pejabat yang sudah pensiun menguasai lebih dari satu kendaraan bahkan sudah di modifikasi atau merubah bentuknya sehingga tidak dikenali lagi kendaraan dinas tersebut.
Sekertaris LSM IKRA Kota Parepare, Syawal menyesalkan pihak pemerintah khususnya bagian aset tidak bisa bertindak untuk menarik aset negara yang dikuasai pensiunan ASN ( Aparatur Sipil Negara) tersebut.
“Bagian aset mestinya bersikap tegas untuk menarik semua aset yang dikuasai pensiunan pejabat,”tegasnya.
Selain masih dikuasai oleh mantan pejabat, masih banyak kendaaran yang disimpan di bengkel hingga bertahun-tahun.
Dengan demikian, Kerugian negara ditaksir sekira ratusan juta rupiah. Karena kendaraan dinas sudah tidak dipedulikan oleh pemerintah.
Terpisah, bagian aset ketika dikonfirmasi soal sejumlah aset negara dikuasai oleh mantan pejabat atau ASN tidak mau membeberkan.
“Maaf pak saya hanya anak buah, pimpinan saya melarang memberikan data berapa jumlah aset dikuasai mantan pejabat atau ASN tersebut,”kata staf bidang aset Pemkot Parepare, Irsyad setelah ia mengkonfirmasi hal ini kepada pimpinannya Basuki Busra selaku Kepala bidang aset BKD Parepare.
Bahkan saat Irsyad menelpon Basuki Busra agar berbicara dengan wartawan namun dia menolaknya,”maaf pak, pimpinan saya lagi Diklatpim,”setelah usai menelpon.
Menurut Irsyad, kalau pimpinannya menyatakan kasi data siapa-siapa nama eks pejabat atau ASN kuasai kendaraan dinas, maka dirinya siap berikan data tapi kalau tidak, maka ia juga tidak berhak.
“Saya hanya bawahan pak,”singkatnya.
Sementara, Basuki Busra dikonfirmasi melalui via WhatsApp mengatakan, dirinya sudah menindak lanjuti sesuai dengan arahan KPK.
“Semua aset bermasalah telah dilaporkan ke KPK dan bidang aset melaksanakan arahan KPK dengan penuh komitmen,”katanya.
Saat ditanya siapa mantan pejabat atau mantan ASN yang kuasai Kendaraan dinas, Basuki tidak mau komentari tanpa memberikan alasan jelas.
Informasi berbagai sumber, Dua mantan pejabat sekda kuasai 4 Kendaraan dinas. Yakni inisial MP dan WR.(Smr)