ENREKANG, TIME BERITA, — Mewujudkan komitmen untuk menekan angka stuting di Bumi Massenrempulu, Ketua PKK Kabupaten Enrekang Johra Muslimin Bando menjelajahi dusun terpencil untuk mensosialisasi stuting keepada masyarakat.
Seperti yang dilakukan di Dusun Nating, Sawitto Kecamatan Bungin pada Sabtu (21/09/2019) kemarin.
Johra MB didampingi Tim Penjamin Mutu Diklat Kependudukan dan KB BKKBN Sulsel menggelar sosialisasi stunting.
Sosialisasi itu bertajuk ‘Pertemuan Edukasi dan Refreshing Pengasuhan 1000 HPK’.
“Kami menggelar sosialisasi di Dusun Nating, sebab didaerah ini angka stunting cukup tinggi. Ini yang kita upayakan agar terus berkurang,”katanya. Minggu (22/09/2019).
Menurutnya, kegiatan serupa sudah dilaksanakan di puluhan dusun dan desa se-Enrekang. “Semua desa akan kita sisir, termasuk yang terpencil dan desa perbatasan,””katanya.
Berdasarkan data awal 2019 lalu, angka stunting di Enrekang mencapai 3700-an balita. Johra berharap, pada 2020 nanti stunting di Enrekang sudah tidak ada lagi.
Sebelumnya, Bupati Enrekang Muslimin Bando mengatakan komitmen serius memang diperlukan oleh semua pihak agar keluar dari permasalahan stunting. Dia menekankan khusus kepada para kades agar menggerakkan warga melaksanakan hasil sosialisasi, meliputi pola hidup, pola makan dan pola asuh. (*)