ENREKANG, timeberita.com — Kepala Sekolah (Kepsek) SMA Negeri 2 Enrekang minta pendampingan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Enrekang dalam pelaksanaan tahapan pemilihan ketua Osis, Senin 18 Oktober kemarin.
“Masa bakti pengurus Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) SMA Negeri 2 Enrekang untuk periode 2020-2021 sebentar lagi akan berakhir. Saat ini kami sudah mempersiapkan proses pergantian pengurus,”jelas Sukayono Kepala SMAN 2 Enrekang.
Menurut Sukayono, tahapan Pemilihan Ketua OSIS pun sudah dimulai.
Namun untuk memastikan proses berjalan dengan baik, pihaknya berharap Komisi Pemiliha Umum (KPU) Kabupaten Enrekang bersedia untuk mendampingi dan membimbing selama proses pemilihan berlangsung.
“Kami sudah bentuk Komisi Pemilihan OSIS (KPO) yang bertugas mempersiapkan semua proses pemilihan,”katanya.
Menanggapi permintaan tersebut, Kordiv Sosdiklih dan SDM, Muhammad Yunus menyampaikan, Pihaknya siap untuk melakukan pendampingan.
“Proses demokrasi yang dilaksanakan di SMA Negeri 2 Enrekang melalui Pemilihan Ketua OSIS secara langsung adalah hal yang sangat positif. Makanya siap melalukan pendampingan,”katanya.
Sementara, Kasman Kordiv Teknis Penyelenggaraan KPU Enrekang menambahkan, Ada empat indikator yang bisa dijadikan standar dalam menilai suatu pemilihan berkualitas atau tidak.
Yakni, harus ada regulasi yang jelas atau berkepastian hukum, data pemilih yang akurat, tidak ada kecurangan dalam proses dan tingkat partisipasi pemilih yang tinggi.
Dia berharap, KPO SMA Negeri 2 Enrekang bisa menjadikan keempat standar tersebut sebagai target agar pemilihan yang dilaksanakan berkualitas.
Senada yang disampaikan Kordiv Hukum dan Pengawasan, Baharuddin mengingatkan Anggota KPO agar benar-benar menjalankan fungsinya dengan baik.
“Jaga netralitas dan independensi karena itu adalah tugas utama seorang penyelenggara pemilihan,”tegasnya.
Pastikan semua regulasi atau aturan main dalam pemilihan telah tersosialisasi secara massif kepada para kandidat calon dan pemilih, agar dipahami dan ditaati.
“Jangan sampai ada kandidat yang melanggar aturan karena ketidaktahuan terutama pada saat kampanye,”katanya mengingatkan.
Perhatikan adab atau etika saat berkampanye, sampaikan hal-hal kesan yang positif, jaga citra sekolah dan yang tidak kalah pentingnya hindari money politic.
Untuk diketahui, Penetapan Ketua KPO, Ada tiga orang kandidat calon Ketua OSIS.
Tahapan pemilihan mulai 20 Oktober 2021 diadakan Debat Kandidat, tanggal 21 sampai 24 Oktober masuk masa kampanye.
Masa tenang selama dua hari mulai 25 hinggga 26 Oktober dan hari pemilihan dan perhitungan ditetapkan pada 27, penetapan ketua terpilih pada 29 Oktober 2021.(El)