PAREPARE, time berita.com – Himpunan Pelajar Mahasiswa Indonesia (HIPMI) Pare Komisariat Bandar Madani kota Parepare melakukan aksi protes atas adanya bongkar muat yang tarifnya tidak transparan, hak-hak buruh dan jaminan sosial serta kesehatan Buruh tidak diperhatikan.
HIPMI Pare bersama buruh menyampaikan aspirasi tiga poin diatas agar dipenuhi demi kesejahteraan buruh dan transparansi tarif bongkar muat barang.

Pajrin selaku ketua HIPMI Pare Komisariat Bandar Madani Parepare menegaskan pihak pengelola pelabuhan Cappa Ujung baik itu Pelindo, KSOP dan instansi terkait lainnya agar perhatikan aspirasi buruh dan mahasiswa.
“Sudah 20 tahun butuh bekerja namun tidak ada perhatian bagi pejabat yang ada di wilayah kerja Cappa Ujung, kami sangat sesalkan,”tegasnya.
Jika tuntutan ini tidak dipenuhi maka akan ada demo besar-besaran untuk menuntut pihak berwenang di Pelabuhan Cappa Ujung untuk segera merealisasikan hak-hak buruh dan tarif bongkar muat harus jelas dananya.
Usai melakukan aksi di pelabuhan Cappa Ujung, para pendemo mendatangi kantor DPRD Parepare untuk menyampaikan aspirasinya terkait penguasa pelabuhan Cappa ujung yang tidak jelas keberadaannya di Parepare mengenai tarif bongkar muat barang dan hak-hak dan jaminan sosial bagi buruh tidak diperhatikan.(*)
Laporan: B.Cinta