SOPPENG, TIME BERITA — Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Soppeng Muhammad Azis meminta para tenaga pendidik dan guru di Kabupaten Soppeng untuk berinovasi, dengan meng-upgrade kompetensi melalui pelatihan mandiri.
Hal itu disampaikan saat membuka Program Sekolah Guru Indonesia (SGI) Master Teacher di Aula Disdikbud Soppeng, Minggu (17/11/2019).
Kegiatan tersebut diikuti kurang lebih 60 guru tingkat SD se-Kabupaten Soppeng.
“Guru di Soppeng tidak harus berprestasi, tetapi harus bisa menjadi guru inovatif. Misalnya dalam pembuatan display kelas yang dipaparkan dalam program ini,”jelasnya.
Menurutnya, program SGI ini adalah salah satu jawaban atas tantangan pendidikan abad 21, yang membutuhkan banyak inovasi.
Sementara itu Koordinator SGI Wilayah Sulsel, Rahman menjelaskan kegiatan tersebut mengusung tema ‘Ruang Kelas Abad 21’ dengan cakupan materi mengenai penataan fisik dan non fisik ruang kelas.
“SMT sebagai salah satu program yang dijalankan SGI menjadi wadah bagi para guru untuk tidak hanya mengembangkan profesionalismenya, namun juga untuk berbagi pengetahuan,”ujarnya.
SGI sendiri merupakan organisasi pengembangan kepemimpinan guru di bawah naungan Dompet Dhuafa Corporate University. SGI berkomitmen untuk berkontribusi aktif dalam perbaikan pendidikan di Indonesiaan.
“Tujuannya untuk melahirkan ketokohan guru pemimpin yang memiliki kompetensi mengajar, mendidik, dan jiwa kepemimpinan,”tutupnya. (*)