PAREPARE, timeberita.com — Kegiatan yang dilaksanakan organisasi Mahasiswa (Ormawa) IAIN Parepare pada Pendidikan Dasar (Diksar) KSR untuk rekrutmen keanggotaan telan korban jiwa.
Kejadian itu saat Diksar berlangsung di Sungai Karajae Bilalangnge, Kelurahan Lemoe, Kecamatan Bacukiki, Minggu 28 November tadi malam.
Sejumlah peserta teseret Banjir yang mengakibatkan dua orang dinyatakan meninggal dunia.
Humas IAIN Parepre Suherman Syah yang dihubungi mengatakan, Pihak Kampus bertanggung jawab dalam hal administratis, Karen sebelum melaksanakan kegiatan pihak Ormawa itu mengajukan permohonan.
“Pihak kampus yang memberikan izin. Hanya saja, tekhnis pelaksanaannya itu ada panitianya,”katanya.
Dia menambahkan, Sebagai bentuk empati dan tanggung jawab, Warek III langsung turun mengunjungi korban pada saat kejadian.
“Pagi tadi pimpinan sudah berkunjung ke rumah duka.Itu sebagai bentuk tanggung jawab dan empati Kampus,”katanya.
Dia mengaku, Jika tidak tau jumlah peserta yang ikut pada Diksar tersebut.
“Saya tidak tau, saya baru sampai ini dan baru saya monitor. Intinya ini kegiatan rutin Ormawa, jadi bisa dikatakan kegiatan ini setiap tahun, “tutupnya. (*)