Demi Kesejahteraan Masyarakat Parepare, MZ Membuka Lapangan Kerja Seluas-luasny
PAREPARE, timeberita.com – Salah seorang mahasiswa di Parepare bernama Anti menyampaikan aspirasinya kepada bakal calon Walikota Parepare, Ir. H. Muhammad Zaini (MZ) saat sosialisasi di jalan Baronan kelurahan kampung Baru kecamatan Bacukiki Barat, Parepare, Senin (12/8/2024).
Aspirasi Mahasiswa ini mengenai minimnya lapangan kerja di kota Parepare sehingga tingkat kesejahteraan masyarakat Parepare merosot sehingga banyak pengangguran dan tingkat kemiskinan bertambah.
Jika MZ terpilih menjadi Walikota Parepare maka yang diutamakan adalah membuka lapangan kerja, jika lapangan kerja ada maka program gratis tidak perlu ada karena masyarakat sudah bisa menghidupi keluarganya.
“Saya memohon kepada bapak Muhammad Zaini jika terpilih menjadi walikota Parepare maka utamakan dibuka lapangan kerja,”pintanya.
Sedangkan aspirasi seorang supir angkot bernama Safri menyampaikan keinginannya untuk kembali menghidupkan lagi terminal dan mobil angkot yang dinilainya sudah tidak jalan sesuai aturan serta aturan izin trayek dan penertiban parkir liar.
Sehingga mematikan pendapatan atau penghasilan para supir angkot Parepare sehingga menggur dan tidak bisa lagi menghidupi keluarganya karena tidak ada pekerjaan selain supir angkot.
Harapannya tak lain fungsikan terminal dan juru parkir yang ilegal atau liar harus ditertibkan karena merugikan keuangan daerah. Sekarang banyak jukir liar tanpa pengawasan dinas bersangkutan.
“Saya mewakili supir angkot Parepare ingin menyampaikan bahwa banyak angkutan liar yang beroperasi menggunakan plat ganda agar kiranya angkot dapat kembali berfungsi normal dengan warna mobil seragam,” jelasnya.
Jika Fungsi terminal dan pelabuhan juga dimaksimalkan, kata Safri maka tidak ada lagi mobil plat hitam berkeliaran.
Begitu juga soal parkir liar ditertibkan dan izin trayek dikelola dengan baik oleh Dinas Perhubungan agar PAD lebih meningkat tidak dinikmati oknum-oknum kepentingan sendiri.
Menanggapi hal itu, Muhammad Zaini seorang pengusaha sukses di Papua yang berhasil memperkejakan banyak orang di Papua mendengar aspirasi mahasiswa dan supir angkot saat acara sosialisasi yang di hadiri kurang lebih 2.000 orang.
MZ mengatakan sangat setuju bagi Mahasiswa dan Supir angkot untuk membuka lapangan kerja dan menata kembali Dina sperhubungan soal terminal dan parkir.
Bila dirinya terpilih menjadi walikota Parepare maka ia prioritaskan untuk membuka lapangan kerja seluas-luasnya agar masyarakat bisa bekerja dan sejahtera.
MZ menyampaikan, dirinya terpanggil untuk pulang kampung untuk mengabdi ke masyarakat dengan niat ibadah dengan mengurusi orang banyak.
“Ini panggilan untuk saya setelah merantau lalu ingin pulang ke kampung halaman untuk mengabdi dan mengurus orang sebagai bagian dari ibadah di sisa umur saya,” katanya.
MZ juga menyinggung istilah Pa’ssompe yang sering dialamatkan padanya. Kata dia, Pa’ssompe atau perantau banyak berkontestasi untuk kehidupan masyarakat Bugis.
Hanya Pasompe’e yang bisa menghidupi keluarganya dan hanya Pasompe’e yang peduli terhadap masyarakat Parepare,”insyah Allah jika saya terpilih saya utamakan kepentingan masyarakat dari pada kepentingan pribadi saya, saya ini bukan penguasa, saya ini mau memimpin untuk mengabdi di kota Parepare demi kesejahteraan masyarakat Parepare lima tahun ke depan,”tuturnya calon yang diusung oleh Partai Gerindra dan PKB.
“Ini masukan dan PR buat saya bilamana saya diberikan amanah akan kita rumuskan semua melalui visi dan misi nantinya mana yang terbaik buat masyarakat Parepare.
“Kita akan membuka seluas-luasnya lapangan kerja dan menempatkan orang sesuai keaahlinya, jangan sampai ada istilah orang dalam. Inilah makanya kembali lagi saya sampaikan agar semua hak-hak masyarakat wajib kita berikan,” tegasnya.
Hadiri dari pengurus partai Gerindra dan PKB termasuk tokoh politik dan agama yaitu H Rahman Saleh. (**)