PINRANG, timeberita.com — Bupati Pinrang Andi Irwan Hamid memaparkan Inovasi Jabat Erat di depan 11 panelis Independen Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) di ruang kerja Bupati Pinrang, Jumat (16/07/2021).
Dia menyebutkan, Jabat Erat merupakan salah satu inovasi yang membantu pelaku UMKM untuk meningkatkan usaha mereka mulai dari hulu hingga ke hilir.
Pelaku UMKM adalah penggerak ekonomi, melalui Inovasi ini, kami dampingi mereka mulai dari pendampingan perizinan, permodalan, proses produksi sampai akses pemasaran.
Menurutnya, Dampak positif dari implementasi Inovasi Jabat erat ini sangat dirasakan.
“Itu terlihat dari data Nomor Induk Berusaha (NIB) pelaku UMKM sebelumnya hanya berada pada angka 26, sekarang sudah berada pada angka 1.012,”katanya.
Hal ini merupakan angin segar, dengan bermunculannya para pelaku UMKM.
Tentu saja roda ekonomi akan semakin cepat berputar sehingga berimplikasi pada kesejahteraan masyarakat.
Faktor lain yang merupakan dampak positif dari inovasi ini adalah produk pelaku UMKM telah merambah toko modern.
“Bukan hanya di Kabupaten Pinrang tapi sudah merambah toko modern di Ibukota Provinsi Sulawesi selatan yaitu Kota Makassar,”bebernya.
Dia menambahkan, Inovasi ini juga menerapkan teknologi berbasis android sehingga juga membantu mengurangi kerumunan.
Sementara itu, Panelis Independen KIPP secara umum menilai bahwa Inovasi ini sangat inovatif dan mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Pinrang atas usahanya dalam membina dan membantu UMKM lokal Kabupaten Pinrang.(Rls)