* Sering shalat berjamaah di Masjid Al Manar
PAREPARE, TIME BERITA – Seorang warga ujung bulu depan Masjid Al Manar Parepare diduga positif Corona setelah dilakukan Rapid Test.
Warga ujung bulu ini aktif shalat lima waktu dan bahkan tarwih di mesjid Al Manar dan bahkan mertuanya pun juga diduga terdapat gejala Covid-19.
Keduanya langsung diisolasi oleh pihak RSU Andi Makkasau Parepare. Demikian dikatakan Plt Kepala Dinas Kesehatan Parepare, Hj Halwatiah kepada wartawan melalui selulernya Ahad (26/4/2020).
Warga atau pasien tersebut latar belakangnya sering berlayar dengan kapal pesiar atau kapal asing,”ini hasil rapid test dinyatakan positif, tapi masih menunggu hasilnya setelah sampel darahnya dikirim ke pusat untuk di uji lab,”tuturnya.
“Jadi hanya satu yang dinyatakan positif, sedangkan satu masih gejala, tapi semuanya diisolasi di RSU Andi Makkasau sambil menunggu hasil test melalui spesimen Swab,”katanya.
Hasilnya, kata Halwatiah, akan ditunggu dua atau tiga hari, apakah hasil swab-nya positif atau tidak.
Sementara, Wadir RSU Andi Makkasau Parepare, dr Ibrahim Kasim mengakui kalau ada warga ujung bulu diisolasi setelah hasil rapid tes dinyatakan positif.
Sedangkan Sekretaris kota (sekkot) Parepare, Iwan As’ad, membenarkan jika ada pasien dinyatakan positif setelah di rapid tes, tapi meskipun kemungkinan pastinya masih perlu dites dengan spesimen Swab,.
Pemerintah Kota , kata Iwan, melalui gugus tugas penanganan Covid-19 segera bertindak cepat melakukan protap terkait penanganan Covid-19 pada Masjid Al Manar dan sejumlah jamaah lainnya.
Ia menuturkan, memang ada hasil rapid test yg positif jamaah Masjid Al Manar berdasarkan tracking dan tracking dari yang terlebih dahulu positif berdasarkan swab yg diterima RSUD Andi Makkasau.
“Hari ini, kita akan langsung kesana untuk menutup dan menyegel sementara Masjid Al-Manar”, tegasnya.
Ia menambahkan, dengan adanya info tersebut jamaah Masjid Al-Manar otomatis akan dilakukan tes secara massif.
Kita sudah sampaikan kepada Tim Dinas Kesehatan, telah diinstruksikan untuk melakukan penyemprotan di Masjid Al-Manar setelah itu ditutup sementara”, kata Iwan.
Atas adanya hasil tersebut, Iwan Asaad meminta pihak Dinas Kesehatan mengumumkan jamaah yang positif hasil Rapid Tes. (Sam)