CIREBON, TIME BERITA,- seorang tukang becak di kota Cirebon pingsan di jalanan akibat lapar karena tidak pernah makan, Sabtu (25/4/20).
Pria itu pingsan di jalan sehingga takut orang mendekat dikuatirkan kena virus Covid-19.
Petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) semula menduga pria itu pingsan karena terkena corona. Namun, setelah diselidiki ternyata si bapak pingsan akibat kelaparan.
Kepedulian pemerintah Cirebon terhadap warganya sangat rendah, pasalnya tukang becak yang sebelum virus Corona penghasilannya bisa memenuhi isi perut tapi setelah pendemi ini meluas membuat warga lebih berdiam diri dirumah sehingga untuk mendapat penumpang sangat sulit.
Peristiwa yang berhasil terekam kamera itu diunggah oleh akun Twitter bernama @black_valley1. Ada dua buah video yang ia lampirkan terkait peristiwa tersebut, masing-masing berdurasi dua menit.
“Kejadian di Cirebon, dikira terkena virus corona, tukang becak pingsan karena kelaparan,” tulis @black_valley1.
Sang bapak tukang becak yang mengenakan kaos berwarna oranye itu terlentang di atas becak, tak bergerak sama sekali. Tubuhnya terlihat kaku.
“Ndan, minta bantuan. Tukang becak ini, kejang-kejang, enggak bisa ditanyain,” kata salah seorang petugas yang sedang meminta bantuannya.
Tukang becak pingsan karena kelaparan (Twitter).
Awalnya, seorang warga yang kebetulan melintas melihat bapak tukang becak itu kejang-kejang. Ia kemudian melapor kepada petugas keamanan setempat.
Tak lama kemudian petugas Satpol PP kota Cirebon tiba di lokasi yang berada di sebuah taman, namun si bapak tukang becak sudah terbujur kaku.
Warganet yang menyaksikan kejadian tersebut lewat video merasa miris dan sedih. Bahkan, ada warganet yang membandingkan hal tersebut dengan sikap beberapa driver ojek online (ojol) yang kerap mengeluh akhir-akhir ini.
“Panjang umur buat ojol yang suka ngeluh ya, panjaaang sepanjang panjangnya, sampai 300 tahun dah,” kata @nandaskuy.
“Sedih banget lihatnya ya Allah. Panjang umur pak,” kata @Serlin_Ok. (sumber suara.com)