PAREPARE, timeberita.com – Satuan Narkoba (Sat Narkoba) Polres Parepare tengah menyelidiki dugaan penyebaran rokok sintetis berjenis narkotika, yang dikenal sebagai “Tembakau Gorilla”, di kalangan pelajar. Kewaspadaan ini muncul setelah lima orang siswa SMA Negeri 4 Parepare diduga mengonsumsi rokok terlarang tersebut.
Membenarkan temuan ini, Kasat Narkoba Iptu Tarmizi menyatakan bahwa meski hasil tes urine kelima siswa tersebut negatif, kewaspadaan tetap harus ditingkatkan. Ia menekankan, jika pun ada pelajar yang terbukti positif, penanganannya bukanlah penjara.
“Yang positif sekalipun tidak akan langsung diproses hukum karena mereka adalah korban. Langkah kami adalah merehabilitasi atau mengembalikan mereka kepada orang tua untuk perawatan. Anak di bawah umur seperti ini harus diobati, bukan dihukum,” tegas Tarmizi, saat dihubungi via selulernya, Ahad (26/10/2025)
Ia pun mengimbau masyarakat untuk aktif melaporkan jika menemukan aktivitas mencurigakan terkait rokok sintetis. “Baik itu pelaku penjual maupun korbannya, segera laporkan kepada kami. Sat Narkoba siap turun tangan,” tuturnya.
Sebagai tindakan pencegahan, Sat Narkoba gencar melakukan edukasi dan sosialisasi bahaya rokok sintetis, bekerja sama dengan pihak terkait seperti Satpol PP. “Kami terus sosialisasikan bahaya narkoba kepada pelajar SMP dan SMA agar mereka paham betapa berbahayanya zat-zat ini bagi tubuh,” pungkas Tarmizi. (**/Smr)