Golkar Masih Kuasai Kursi Ketua Dewan,Nasdem Gantikan PAN sebagai wakil Pimpinan

PAREPARE, TIME BERITA, — Kondisi politik semakin memanas, janji Partai NasDem untuk wakilnya menduduki jabatan wakil ketua akan terwujud, itu dilihat caleg yang di usung Partai NasDem di tiga Dapil di Kota Parepare ini merupakan petarung. Hal itu disampaikan Direktur IKRA Kota Parepare, Uspa Hakim. Sabtu (13/04).

Didapil I Bacukiki dan Bacukiki Barat NasDem memasang H Carlos dan Suyuti yang punya peluang duduk di legislatif, didapil II Ujung ada Yasser Latief yang punya kualitas dan pendukung yang riil, sedangkan di dapil III Soreang diusung, H Tasming Hamid yang tak diragukan lagi.

Diamana pada priode sebelumnya H Tasmin Hamid terpilih dengan jumlah suara yang tertinggi didapilnya, saat itu H Tasmin Hamid maju di dapil III Soreang melalui Partai Demokrat.

Nasdem memang menargetkan 4 kursi atau lebih demi untuk menduduki posisi wakil ketua di DPRD, kalau untuk menduduki ketua DPRD, sangat sulit untuk mengalahkan partai lama dan besar yakni pohon beringin (Golkar).

Golkar di Parepare masih memiliki pemilih militan dari masyarakat. Hanya saja kekurangan internal caleg Partai Golkar tidak bersatu untuk mencari suara bahkan saling sikut, seperti terjadi di dapil III Soreang, dimana sesama caleg Partai Golkar dilaporkan ke Panwas.

Namun kita akui juga, calon legislatif Partai Golkar tidak diragukan lagi, karena para calonya sudah dikenal bahkan incumbent tetap menjaga kantong suaranya, sedangkan yang baru dari kalangan mantan birokrasi dan politik sudah mempunyai nama dan siap bertarung untuk meraih suara dari masayarakat.

Saat ini Partai Golkar memilik 5 Kursi di DPRD sebagai Incumbent, Jumlah itu ditargetkan bisa bertambah satu atau dua kursi di dewan pada pileg 2019 ini.

Sesuai hasil survei,nama Nasarong di dapil I Bacukiki dan Bacukiki Barat berada diatas dari semua caleg yang maju di dapil I. Untuk dapil II Ujung posisi pertama ditempati Rahmat Sjamsu Alam sedangkan di dapil III Soreang masih nama H Tasming Hamid yang unggul dibaniding Kaharuddin Kadir dari Golkar yang ketua DPRD Parepare saat ini.

Strategis NasDem yang menggunakan sistem satu komando dan tidak saling menganggu, Membuat kesempatan caleg NasDem sudah mengatur strategis untuk mencari suara dari partai lain dan suara yang masih abu-abu.

Uspa melihat fenomena politik di Kota Parepare sangat menarik untuk diamati siapa calon legislatif yang berpeluang duduk di kursi DPRD priode 2019-20124.

NasDem, kata Uspa, memiliki potensi besar untuk menguasai kursi pimpinan, begitu pula dengan Demokrat tetap menjaga kekuatan di DPRD sebagai unsur pimpinan. Sedangkan Partai Amanah Nasional (PAN) justru merosot dan bisa saja kursi dilegislatif berkurang jika tidak menjaganya.

Apalagi partai besutan Megawati Sukarno Putri, PDI-P juga diperkirakan akan berkurang dari jumlah kursi yang ada, Karena di dapil II Ujung tidak ada pioner yang kuat untuk mengenjot suara PDI-P setelah Andi Darmawangsa meninggal dunia.

Sedangkan partai lain seperti, Gerindra tetap memiliki peluang untuk mempertahankan jumlah kursinya saat ini.

Uspa mengaku, jika analisa ini masih bisa berubah karena pencoblosan masih tersisa 5 hari lagi, para caleg justru menggenjot dan turun melakukan monitoring dilapangan untuk menjaga kantong- kantong suaranya.

”kita lihat perkembangan politik sekarang ini yang begitu cepat berubah, tinggal para calon anggota dewan menjaga kantong-kantong suaranya dihari tenang ini agar tidak ada yang lari,”tuturnya. (Din)

REDAKTUR

I am a web developer who is working as a freelancer. I am living in Saigon, a crowded city of Vietnam. I am promoting for http://sneeit.com