SOPPENG, TIME BERITA — Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Soppeng merespon keluhan petani terkait harga Jagung yang anjlok di tengah pandemik Corona, Kamis (16/04/2020).
“Dinas Pertanian harus tanggap terkait hal ini. Dan Petani diberikan solusi serta alasan anjloknya harga Jagung,”kata Anggota DPRD Kabupaten Soppeng dari fraksi Demokrat Muhammad Chandra Muhtar.
Menurutnya, Petani saat ini kasihan, karena sudah mengeluarkan biaya besar untuk membuka lahan dan menanam bibit Jagung. Namun tiba saatnya panen harga Jagung turun drastis.
Politisi Muda Demokrat meminta agar dilakukan investigasi agar persoalan ini mendapat jawaban, apa penyebab harga Jagung anjlok.
“Kasihan kan mereka sudah mengeluaran biaya bibit, Pupuk, biaya panen termasuk biaya taksi atau mobilisasi hasil panen yang juga cukup besar. Dan harus menunggu sekira 4 bulan lamanya untuk panen,”urainya.
Dia meminta kepada Dinas Pertanian agar memberi perhatian kepada petani saat ini.
Diketahui harga jagung di Kabupaten Soppeng saat ini hanya 1.800/kg.(Tam)