Penegakan Protokol Kesehatan Kedepankan Sikap Humanis

PAREPARE, TIME BERITA.COM — Menyikapi adanya camat yang membentak pedagang saat melakukan operasi yustisi atau penegakan protokol kesehatan tentang Peraturan Walikota Parepare, Sabtu 26 Desember kemarin. Wali Kota Parepare HM Taufan Pawe meminta maaf, Senin (28/12/2020).

Atas perilaku tersebut, Wali Kota Parepare dua periode ini sangat menyayangkan sikap camatnya.

“Kami memohon maaf atas tindakan oknum petugas dan camat yang tidak memberikan rasa nyaman kepada para pedagang. Penegakan dan edukasi Perwali tersebut sudah seharusnya dilakukan dengan cara yang humanis dan mengedepankan kemanusiaan. Atas tindakan ini, izinkan kami memberikan evaluasi dan tindak tegas kepada petugas tersebut,”katanya.

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Parepare ini menjelaskan, dalam masa penanganan pendemi Covid-19, pemerintah harus mementingkan kesehatan masyarakat sekaligus berusaha dalam pemulihan ekonomi.

Untuk itu, seluruh jajaran dan tim gugus tugas diminta agar dalam melakukan penegakan protokol kesehatan harus dengan pendekatan humanis.

“Kitapun harus tetap mempertahankan pertumbuhan ekonomi. Situasi yang tarik menarik, namun kami masih optimis, berupaya
menemukan porsi yang pas terhadap keduanya agar dapat seimbang. Kesehatan dapat pulih dan ekonomi dapat bangkit,”katanya.

Dia berharap, gesekan petugas dengan masyarakat tidak terjadi lagi dan meminta pelaku usaha untuk tetap mematuhi jam operasional usaha yang berpotensi menimbulkan keramaian.

Pembatasan operasional yang lebih ketat ini untuk menyikapi peningkatan kasus Covid-19. Penegakan aturan ini
sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran wabah corona.

“Pemberlakuan jam malam ini bertujuan untuk mengurangi keramaian yang terjadi di malam hari hingga menjelang malam tahun
baru, hanya hingga malam tahun baru selesai. Setelah itu, tidak ada lagi pembatasan hingga jam 8. Keputusan ini memang sangat berat, namun kami mohon maklum adanya karena untuk kebaikan bersama,” katanya.

Taufan Pawe,mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bekerja bersama dalam membawa kemaslahatan bagi Kota Parepare,
khususnya menekan penyebaran Covid-19.

“Pentingnya pembatasan ini, karena posisi Parepare yang strategis dikunjungi. Kita tahu sendiri Covid-19 kembali meningkat, kita pasti
sangat menyayangi diri kita dan keluarga kita. Jadi kita wajib hidup sehat dengan tetap jalankan 3 M dan patuhi protokol kesehatan,”
pungkasnya.(Smr)

REDAKTUR

I am a web developer who is working as a freelancer. I am living in Saigon, a crowded city of Vietnam. I am promoting for http://sneeit.com