PAREPARE, timeberita.com – Drama tenis tingkat tinggi kembali terjadi di Lapangan Pengadilan Negeri (PN) Parepare, Selasa (1/9/2026) malam. Dalam laga panas Pool B Turnamen Sehati-Basecamp, pasangan SMR-Mansyur sukses mencuri kemenangan tipis namun sangat dramatis atas pasangan Yahya-Reny dengan skor akhir 6-5.
Laga ini dimulai dengan dominasi mutlak dari Yahya-Reny. Dengan pukulan-pukulan keras (power shots) yang mematikan, mereka membuat SMR-Mansyur kewalahan di awal permainan. Skor pun dengan cepat menjauh menjadi 4-2 untuk keunggulan Yahya-Reny. Banyak penonton saat itu sudah memprediksi kekalahan bagi SMR-Mansyur karena tekanan bola lawan yang begitu dahsyat.
Bangkit dari Ketiadaan: Peran Keberuntungan?
Namun, tenis adalah permainan mental dan ketekunan. Di tengah keterpurukan, SMR-Mansyur menemukan ritme baru. Mereka mulai membaca pola pukulan lawan dan memanfaatkan setiap celah kesalahan kecil. Secara perlahan namun pasti, mereka menyamakan kedudukan menjadi 4-4, lalu terus mengejar hingga skor imbang lagi di angka 5-5.
Di momen-momen krusial inilah, apa yang disebut sebagai “Dewi Fortuna” atau keberuntungan tampak berpihak pada SMR-Mansyur. Bola-bola yang sebelumnya sulit dikembalikan tiba-tiba jatuh menguntungkan sisi mereka, sementara Yahya-Reny terlihat sedikit frustrasi oleh ketangguhan lawan yang bangkit dari keterpurukan.
“Bola itu bundar, dan hari ini keberuntungan memang sedang tersenyum kepada kami,” ungkap sumber dekat tim usai pertandingan.
Kemenangan 6-5 ini bukan hanya soal skor, tetapi bukti bahwa dalam tenis, pertandingan belum berakhir selama wasit belum membunyikan peluit terakhir. Dengan hasil ini, klasemen Pool B semakin kacau balau dan semakin seru untuk diikuti. SMR-Mansyur membuktikan bahwa mereka tidak mudah menyerah, bahkan ketika tertinggal jauh.
Yang memimpin sementara di Pool B adalah Smr-Mansyur (***)