Undangan Dadakan, Kadis KOP Tak Hadir Di RDP

PAREPARE, TIME BERITA, — Tidak hadirnya Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (DKOP) Parepare, Syukur Rasak pada Rapat Dengar Pendapat (RDP) di komisi I DPRD Parepare. Karena sedang mendampingi Walikota Parepare HM Taufan Pawe di kegiatan FKPPI. Bahkan menurutnya, Undangan RDP dari DPRD Parepare secara tiba-tiba.Hal itu disampaikan Syukur Razak yang dihubungi melalui teleponnya, Senin (29/04).

“Undangannya dadakan. Dan saya sedang mendampingi Pak Walikota di acaranya FKPPI,”kilahnya.

Dia menjelaskan, Undangan dari DPRD tiba Di kantor sekira pukul 14:00wita sementara acaranya pukul 13:00wita. Selain itu RDP bersamaan dengan kegiatan FKPPI di Rumah Jabatan Walikota.

“Saya tidak hadir,karena bersamaan kegiatan dirujab.Mestinya undangan RDP sudah diantarkan ke kantor, satu hari sebelum acara. Agar tidak terkesan mendadak undangannya,”jelasnya.

Dia menambahkan, jika dirinya mendapat perintah langsung dari Walikota Parepare untuk mengikuti kegiatan FKPPI.

“Saya langsung diperintahkan pak wali untuk mendampinginya pada acara FKPPI di Rujab,”katanya.

Terkait pembagian bonus atlet ini,Syukur sangat menyesalkan pernyataan ketua KONI yang bergelar master. Karena menghardik dirinya sebagai pejabat dungu dan disuruh mundur, yang diposting di laman Fecebook milik ketua KONI.

“Saya ini objek hukum jika dana bonus bermasalah maka saya yang dihukum bukan KONI,”tegasnya.

Ditambahkan, pembagian bonus atlet,sebenarnya tidak ada masalah mengenai jumlahnya.Hanya saja KONI yang tidak mau menerima angka-angka yang di tawarkan DKOP.

“Ada atlet yang menyampaikan kepada saya. Tidak ada masalah terkait angkanya. Berapapun dikasi oleh walikota, itulah yang mereka terima,”katanya.

Tetapi,selama ini, saat DKPO mengajak atlet bertemu untuk diberikan penjelasan terkait pembagian bonus tersebut, yang datang hanya managernya dan pengurus atlet.

“saat kami mau ketemu para atlet yang datang managernya dan pengurus atlet. Dengan demikian kami ragu. Nanti uangnya tidak sampai, apalagi atlet ada yang bilang sama saya, kami terima apa yang diberikan oleh pak walikota tanpa melihat jumlahnya tapi kita hargai pemberian bonus kepada kami,”tutupnya. (*)