Ulfa Akhirnya Dapat Jabatan Sekretaris Satpol PP

PAREPARE, timeberita.com – Sanksi buat Ulfa Dwiyanti selaku camat Ujung Parepare dinonjobkan oleh walikota Parepare, DR. H.M Taufan Pawe tahun lalu karena ulahnya melawan pedangan kaki lima di pasar senggol, kini sudah diberi jabatan lagi.

Bahkan walikota pernah menyebut Ulfa sebagai camat kesurupan setelah viral video Ulfa melawan seorang ibu pedangang kaki lima di senggol karena dilarang menjual sebagaimana ditegakkan surat edaran walikota saat itu, karena banyak netizen tidak dibenarkan perlakuan Ulfa ke warga tersebut maka Ulfa harus menanggung reziko dengan cara dinonjobkan dari jabatanya oleh walikota dan di tarik ke sekdako Pemkot Parepare sebagai staf biasa lalu diberi tugas makalah untuk mengevaluasi atau intropeksi diri.

Tapi hari ini beda, kemungkinan justru Ulfa bisa lega dan bahagia karena diberi kepercayaan oleh Walikota Parepare dengan jabatan barunya yakni sekretaris Satpol PP mengantikan Fransetyo, ” Bu Ulfa sudah melewati masa ujian dengan cara memberikan makalah, saya baca materi makalahnya ternyata ada benarnya dan saya terima lalu di evaluasi dan sekarang diberikan jabatan selaku sekretaris Satpol PP,”kata Taufan.

Melihat kinerja Ulfa tidak diragukan karena disiplin, tegas dan loyalitas ke pimpinan, hanya saja kelirunya adalah menyakiti masyarakat sehingga ini yang menjadi kendala bagi Ulfa selaku pelayan masyarakat,”ingat kalian itu pelayan masyaralat dan harus melayani masyarakat dengan baik bukan menyakiti,”kata Taufan saat memberikan kata sambutannya di hadapan para pejabat dalam pengambilan sumpah, pejabat administrator, pengawas dan fungsional dilingkup Pemkot Kota Parepare, auditorium BJ Habibie Rujab Walikota Parepare, Senin (5/4/2021).

Mutasi atau rotasi dilakukan ini hal yang wajar di organisasi pemerintahan karena para aparatur sipil Negara selalui di evaluasi sehingga hasilnya dilihat dari kinerja. “Bagi yang tidak hadir dalam pelantikan ini, diminta kepada sekretaris daerah (sekda) diberi sanksi dengan tidak di berikan tunjanganya, dan kalau perlu dievaluasi kembali.”tuturnya.

Perlu diketahui, bahwa 185 penghargaan yang di raih pemkot Parepare, dan diminta kepada sekda untuk membuatkan statistic tentang kinerja dan evaluasi, siapa SKPD yang dominan dan tidak ada prestasi didapat terkait 185 perngharaan ini.”jika ada SKPD tidak ada kaitanya dalam 185 pengharagaan yang didapatkan pemkot maka harus dievaluasi dinasnya,”kata Taufan meminta kepada Sekda buatkan sistem penilaian tersebut.

Lanjut Taufan, Terutama dinas infokom harus proaktif untuk mempromosikan kota Parepare, karena diera IT dan Digital ini Infokom harus jelih menyampaikan informasi kepada masayarakat dan mempromosikan potensi-potensi kota Parepare yang ada sehingga bisa ada daya tarik investor.  (smr)

Sudarmono

I am a web developer who is working as a freelancer. I am living in Saigon, a crowded city of Vietnam. I am promoting for http://sneeit.com