Tim Gugus Covid-19 Tertibkan Kafe Langgar Jam Operasional

* Parepare Masih Rawan Penyebarannya

PAREPARE, TIME BERITA .com–Tim Terpadu Gugus Tugas Percepatan Penanganan (TGTPP) Covid-19 Kota Parepare turun menertibkan sejumlah kafe yang melanggar aturan jam operasional Sabtu malam, 20 Juni 2020.

Tim yang terdiri dari Kepala Satpol PP Parepare, HM Anzar dan personelnya, Camat Bacukiki Barat, Fitriany, Kapolsek Bacukiki, Danramil, dan anggota TNI-Polri ini menyisir wilayah Kecamatan Bacukiki Barat, Parepare.

Hasilnya, ditemukan beberapa kafe yang masih buka lewat dari batas jam operasional pukul 17.00. Kepala Satpol PP, M Anzar meminta semua pengusaha kafe untuk kooperatif dan mematuhi jam operasional.

“Kami sudah peringatkan sebelumnya bahwa ketentuan jam operasional selama pandemi Covid-19 hanya sampai jam 5 sore dan ini masih diberlakukan, namun masih ada juga yang buka sampai malam.

Kami minta segera ditutup, patuhi jam operasional, karena Parepare masih rawan, Kasus Corona masih terus bertambah saat ini” ingat Anzar yang juga Plt. Sekwan DPRD Parepare.

Selain tentang jam operasional, Tim Terpadu juga mengingatkan patuhi protokol kesehatan. Itu karena ditemukan banyak pengunjung kafe termasuk karyawan kafe yang tidak menggunakan masker.

Camat Bacukiki Barat, Fitriany mengemukakan, selain mematuhi jam operasional, setiap kafe diminta terapkan protokol kesehatan yang ketat.

Wajib pakai masker bagi pengunjung dan karyawan kafe, pengukuran suhu tubuh, sarana cuci atau pembersih tangah menggunakan sabun, tetap jaga jarak atau physical distancing di dalam kafe.

“Kami minta semua pengusaha kafe, warung kopi, warung makan untuk patuh pada jam operasional dan tetap terapkan protokol kesehatan ketat. Karena sampai saat ini Pemerintah Kota belum mengeluarkan kebijakan baru tentang jam operasional,” tandas Fitriany.

Beberapa kafe yang disasar Tim Terpadu di antaranya. Kafe Reza, Kafe Dekopila, Warkop Fahrul, Kafe S3 Box, Kafe Alya, dan kafe/Warkop lainnya di sepanjang Jalan Mattirotasi kecamatan Bacukiki Barat.

Terpisah, Bahrul warga Bojo Kabupaten Barru mengatakan, “Tadi malam (Sabtu Malam) saya ke Kafe Alya jam 10 sudah diumumkan pemilik Kafe kepada pengunjung “Maaf para pengunjung kami sudah mau tutup”. Kata Bahrul Sekuriti salasatu perusahan di Bojo. (**).

Sudarmono

I am a web developer who is working as a freelancer. I am living in Saigon, a crowded city of Vietnam. I am promoting forĀ http://sneeit.com