PAREPARE, timeberita.com – Semangat kepedulian sosial kembali ditunjukkan oleh dua organisasi masyarakat di Kota Parepare. Hikmah Cabang Bacukiki Barat bersinergi dengan Kerukunan Keluarga Bassaran Pasadanan (KKBP) Kota Parepare menyalurkan bantuan kepada warga yang terdampak bencana angin kencang beberapa hari lalu.

Aksi kemanusiaan ini dipimpin langsung oleh Ketua Hikmah Cabang Bacukiki Barat, Hamran Hamdani, SE, dan Ketua KKBP Parepare, Namri Nasir.SH. Keduanya menyambangi kediaman dua korban, yakni Imalang dan Salim, untuk memastikan bantuan tepat sasaran. Kondisi rumah Imalang di Kelurahan Bumi Harapan, Kecamatan Bacukiki Barat, tercatat mengalami kerusakan paling parah akibat hantaman angin.
Bantuan Material dan Non-Material
Hamran Hamdani, yang juga merupakan anggota legislatif dari Fraksi Golkar, menjelaskan bahwa bantuan yang diberikan mencakup kebutuhan mendesak untuk perbaikan rumah serta kebutuhan pokok sehari-hari.
“Bantuan ini berupa material bangunan seperti seng dan balok kayu, paket sembako, serta bantuan tunai. Ini murni bentuk kepedulian dari warga dan kader Hikmah yang berada di wilayah Kecamatan Bacukiki Barat,” ungkap Hamran, Jumat (18/9/2026).
Hal serupa disampaikan oleh Namri, Ketua KKBP Parepare yang juga legislator dari Fraksi PPP. Ia menegaskan bahwa solidaritas ini datang dari kolektif warga KKBP di seluruh kota.
“KKBP turut serta meringankan beban saudara kita yang tertimpa musibah angin kencang. Bantuan berupa kayu, seng, sembako, dan uang tunai ini adalah wujud empati kami terhadap sesama,” tutur Namri.
Apresiasi dari Warga Lokal
Kehadiran kedua tokoh masyarakat dan anggota dewan tersebut mendapat sambutan hangat dari warga setempat. Basri, Ketua RW Kelurahan Bumi Harapan, menyampaikan rasa terima kasih atas respons cepat dan nyata yang diberikan.
“Kepedulian dari pengurus Hikmah Cabang Bacukiki Barat dan KKBP Parepare sangat membantu meringankan beban psikologis dan materiil bagi korban. Terima kasih atas solidaritasnya di saat warga sedang kesulitan,” ucap Basri dengan penuh syukur.
Kolaborasi antara Hikmah dan KKBP ini menjadi bukti bahwa perbedaan latar belakang organisasi tidak menghalangi langkah bersama untuk menolong sesama, terutama dalam momen-momen kritis pasca-bencana. (Smr**)