Satpol PP Pemukul Ibu Hamil Dijerat Pasal 351

GOWA, timeberita.com — Vidio viral di Media Sosial pemukulan ibu hamil pemilik cafe di Kabupateb Gowa sudah dimintai keterangan oleh penyidik Polres Gowa, Kamis (15/07/2021).

Diketahui, Sekretaris Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Gowa, Mardhani Hamdan melakukan pemukulan terhadap suami istri (Pasutri) pemilik cafe di Gowa saat melakukan tugas dalam rangka PPKM.

Kapolres Gowa AKBP Tri Goffarudin Pulungan mengatakan, pihaknya telah memeriksa 6 saksi terkait kasus pemukulan dilakukan Mardhani Hamdan terhadap pasutri pemilik kafe di Desa Panciro.

Adapun 6 orang saksi telah diperiksa berasal dari 2 orang Satpol PP, 2 orang dari anggota kepolisian, satu orang warga dan Nur Halim.

“Termasuk salah satu pelaku, saat ini kita sedang mintai keterangan,” kata Tri Goffarudin, dikutip dari laman jurnal makassar.

Tri Goffaruddin dalam keterangannya menyebut, Mardhani Hamdan melakukan pemukulan terhadap Nur Halim dan Amriani karena terpancing emosi.

Pasalnya, korban mengeluarkan kata-kata yang memancing amarah.

“Sehingga terpancing emosinya dan melakukan penganiayaan saat melaksanakan tugas dalam rangka PPKM,” tambah suami penyanyi dangdut, Uut Permatasari ini.

Pihak kepolisian sendiri dalam pemeriksaan saksi juga kengamankan beberapa barang bukti diantara hasil visum dua korban, CCTV, dan tempat duduk terbuat dari drum.

Tri Goffaruddin menambahkan, akibat penganiayaan tersebut, pelaku ditersangkakan Pasal 351 ayat 1 KUHP dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.(*)

REDAKTUR

I am a web developer who is working as a freelancer. I am living in Saigon, a crowded city of Vietnam. I am promoting forĀ http://sneeit.com