PAREPARE, timeberita.com — Pembelah Kesatuan Tanah Air Indonesia Bersatu (Pekat IB) Kota Parepare mempertanyakan insiden hilangnya penumpang Kapal Motor (KM) Cathelya.
Ketua Pekat IB Kota Parepare Hj Nurtiati Syam melalui Infokom Ruslan Nawir mengatakan, Dugaan hilangnya salasatu penumpang KM Cathelya itu menuai sejumlah pertanyaan.
Sesuai informasi yang didapat, kejadian itu diperkirakan terjadi sekira pukul 03.00wita ( pagi) saat KM Cathelya dalam perjalanan dari Pelabuhan Nunukan ke Pelabuhan Parepare.
Kejadian tersebut saat kapal berlayar diwilayah selat Makassar.
Menurutnya, Ada standar operasional pelayanan (SOP) yang harus dilakukan pihak kapal saat ada insiden.
“Pertanyaannya, apakah pihak kapal melakukan prosedur tersebut dan hal ini bisa dibuktikan dengan adanya CCTV di kapal,” Katanya, Rabu (19/01/2022)
Makanya, Pihak Kapal (Perusahaan Pelayaran) harus bertanggung jawab atas insiden ini.
“Ini persoalan nyawa. Artinya bisa saja ini ada unsur kesengajaan dan dugaan pembunuhan. Kenapa bisa ada penumpang yang hilang misterius,” Katanya.
Dia meminta kepada pihak KSOP untuk tidak mengeluarkan ijin layar selama kasus ini bergulir.
Tidak hanya itu, Pihak Kepolisian juga harusnya melakukan penahanan Kapal agar tidak melakukan pelayaran.
Sementara itu, Capt Sahrun Asis, Kepala Seksi Keselamatan Berlayar, Penjagaan dan Patroli KSOP Parepare mengatakan jika pihaknya tidak melakukan penahanan terhadap KM Cathelya.
Menurutnya, Terkait adanya penumpang KM Cathelya yang hilang, Pihaknya telah mengeluarkan surat edaran untuk disampaikan kepada pihak pelayaran untuk melakukan pencarian terjadap korban.
“Sudah koordinasi instansi terkait dan sudah buat surat edaran. Sementara SAR dalam pencarian juga,” Singkatnya.(*)