Jaksa Tahan Tersangka Kasus Korupsi Dana Bos SMAN 2 Parepare

PAREPARE, timeberita.com – Mantan kepala sekolah (kasek) SMA Negeri 2 Parepare, Inisial Pal resmi di tahan oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Parepare, Jumat, (14/1/2022).

Tersangka di tahan setelah resmi penyidik Polres melimpahkan ke kejaksaan tahap II  dinyatakan lengkap oleh penyidik kejaksaan.

Usai shalat Jumat, tersangka Pal langsung pakai baju orange dengan bertulisan tahanan kejaksaan, yang di tunggu oleh sejumlah awak media diliputnya.

Tersangka didampingi kuasa hukumnya yang ditunjuk oleh penyidik polres Parepare secara cuma-cuma (gratis).

Menurut Seksi Pidana Khusus (Pidsus) kejari Parepare, Andi Muh. Dachri, ia melakukan penahanan terhadap tersangka Pal ini terkait dugaan kasus korupsi dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) SMAN 2 Kota Parepare Tahun Anggaran 2018 sebesar Rp1.593.733.094.

Kasus dugaan korupsi dana Bos ini, baru satu sementara ditetapkan tersangka oleh  penyidik Polres Parepare.”kami anggap lengkap berkasnnya dan barang bukti, maka kami tahan untuk memudahkan proses selanjutnya, dan secepatnya kami melimpahkan ke pengadilan Tipikor,” kata, Dachri didampingi Teguh Sukemi, kasi BB.

Lanjutnya bahwa  tersangka dikenakan pasal 2, 3, dan 9 Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi. “Tersangka ini berjanji akan berupaya untuk mengembalikan di persidangan nantinya,” katanya.

Ia menjelaskan bahwa total anggaran tahun 2018 dana BOS di SMAN 2 Parepare sebesar Rp1.593.733.094, sesuai hasil audit BPKP itu telah menimbulkan kerugian Rp.333.336.044.

Tim dari Kuasa hukum tersangka yang di tunjuk oleh negara melalui penyidik Polres Parepare mendampingi tersangka hanya untuk sampai tahap ke II saja telah memenuhi kewajibannya mendampingi tersangka sampai tahap II.

Ketua LBH Bakti Keadilan cabang Parepare, Muh. H.Y Rendi, didampingi Hendro Sumardja, Muh. Rusdi, dan Samiruddin, menuturkan tugas kami hanya sampai tahap II, sesuai penetapan penunjukan penyidik polisi.

Untuk tahap selanjutnya ke pengadilan, pihak selaku LBH BK tidak ada lagi wewenangnya,”tugas kami hanya sampai kejaksaan tahap II saja,”kata Rendi.

Sekarang ini tersangka di titip dan diamankan di Lapas II Parepare. (*)

Sudarmono

I am a web developer who is working as a freelancer. I am living in Saigon, a crowded city of Vietnam. I am promoting for http://sneeit.com