PAREPARE, timeberita.com — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Parepare bersama Yayasan Lembaga Pengkajian Pengembangan Ekonomi dan Masyarakat (YLP2EM) godok pembentukan Ranperda penyandang disabilitas.
Kegiatan itu berlangsung di Cafe Bukit Amaish dengan agenda mentoring dan technical asistensi DPRD dan Pemkot Parepare program inklusi, Selasa (08/11/2022).
Ketua Komisi II DPRD Parepare Kaharuddin Kadir akan mendorong Ranperda tentang penyandang disabilitas dan akan memabhasnya bersama dengan pemangku kepentingan.
“Jumlahnya banyak, kurang lebih 400 orang. Kami sepakat mencetuskan untuk segera mendorong Ranperda tentang penyandang disabilitas,” katanya.
menurutnya, Sala satu poin penting pada Ranperda nantinya yakni, adanya penanganan khusus dari Pemerintah Daerah dan advokasi khusus.
“Kami jadwalkan Senin nanti pertemuan lintas sektoral. Semua pemangku kepentingan duduk sama-sama mempercepat dorongan ini,” pungkasnya.
Sementara, Ketua YLP2EM Samad menjelaskan, kondisi penyandang disabilitas yang ada di Kota Parepare sesuai dengan temuan dilapangan.
“Penyandang disabilitas di Parepare harus diperhatikan secara kesejahteraan sosial. Kemudian Parepare harus melahirkan yang namanya Perda yang mengikat tentang disabilitas ini,” katanya.
“Temuan kami, sejumlah penyandang disabilitas tidak terdaftar pada data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS),”katanya.
Untuk data jangkauan kami ada 371 penyandang disabilitas. Ada 204 laki-laki 167 perempuan.(Rls)