PAREPARE, timeberita.com – Pelaksana tugas (Plt) Badan Keuangan Daerah (BKD) Parepare, Agussalim, sangat optimis untuk mencapai sektor Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) dan bisa teralisasi sesuai target penerimaan tahun ini dengan target penerimaan PBB untuk 22 kelurahan dari empat kecamatan tahun ini mencapai Rp5,5 miliar.
Agussalim Menurutkan, untuk Per Oktober tahun ini, reallisasi capaian PBB menembus angka Rp5,3 miliar atau 97% dari target. Namun lanjut dia, pihaknya optimis seluruh kecamatan mampu lebih mengoptimalkan potensi yang ada, guna merealisasikan masing-masing target yang telah ditetapkan dalam dua bulan terakhir. “Kita optimis, realisasi target penerimaan PBB tahun ini bisa tercapai. Tentunya dengan peran masing-masing pemerintah kecamatan, dengan mengoptimalkan potensi sektor PBB yang ada,” kata dia.
Untuk saat ini, sebut Agussalim setidaknya sudah tujuh kelurahan yang berhasil mencapai target PBB hingga 100% lebih, diantaranya Kelurahan Lompoe, Sumpang Minangae, Kampung Baru, Labukkang, Ujung Sabbang, Ujung Baru dan Wattang Soreang. Agussalim menambahkan, untuk memaksimalkan penerimaan pajak sektor PBB, pihaknya mengajak para camat dan lurah agar mendorong para kolektor PBB melakukan pendataan ulang terkait objek pajak untuk menggali potensi yang ada, sekaligus menginventarisasi objek-objek PBB.
“Tujuannya, agar riil diketahui objek-objek PBB yang ada, termasuk para wajib pajaknya. Utamanya objek ganda dan perubahan objek pajak sehingga bisa dilakukan penyesuaian, karena hal itu terkait penerimaan ke kas daerah,” paparnya. Sementara Camat Ujung, Ardiansyah mengaku realisasi capaian target PBB tahun ini, belum tercapai. Pasalnya, dari lima kelurahan di wilayah tersebut, baru tiga diantaranya yang mencapai target. “Kendala kita, selain adanya tunggakan oleh wajib pajak, juga karena adanya objek pajak yang tidak kita ketahui pemiliknya” tandasnya (**)