PAREPARE, timeberita.com — Dinilai Musyawarah Daerah (Musda) tidak sesuai aturan, Sejumlah Pimpinan Kelurahan (PL) partai Golkar menyatakan mundur.
Diketahui Musda Partai Golkar Kota Parepare yang berlangsung di Gedung Islamic Center menetapkan
Hj. Erna Rasyid Taufan
terpilih secara aklamasi, Jumat (10/12/2021).
Hasil itu ditetapkan setelah rivalnya Taqyuddin Djabbar dinyatakan tidak memenuhi syarat dukungan oleh Panitia.
“Taqyuddin tidak mengantongi persyaratan surat dukungan minimal 30 persen,” ungkap Ketua Panitia Pengarah Musda X Golkar Parepare Ir Kaharuddin Kadir.
Musda itu membuat sejumlah pengurus Partai Golkar menyatakan mundur dari kepengurusan.
Bagaimana tidak, Hj Erna yang juga merupakan istri Walikota Parepare HM Taufan Pawe terpilih karena diduga Musda tersebut tidak sesuai peraturan Partai.
Mendengar nama Hj Erna sebagai ketua terpilih Pimpinan Kelurahan dan pengurus kelurahan Partai Golkar menggelar konferensi pers di salasatu Warkop di Jalan Atletik untuk menyatakan mundur dari kepengurusan partai.
Obet Rante Tambing Ketua PL Mallusetasi, Kecamatan Ujung yang memimpin pengunduran diri itu menyatakan, Prosesi Musda itu dinilai ada kejanggalan sehingga pihaknya menyatakan mundur dari kepengurusan.
“Kami bersama 9 pimpiman kelurahan partai golkar menyatakan mundur. Ini membuktikan kebanggaan kami sebagai pengurus partai,”tegasnya.
Dia berharap partai Golkar Parepare terus mengibarkan benderanya untuk kejayaan partai.
“Intinya kami secara tegas menyatakan tidak menerima hasil Musda, “tutupnya. (*)