Program DFFS Ditutup Bupati

ENREKANG, timeberita.com — Bupati Enrekang, Muslimin Bando resmi menutup program penguatan kapasitas lokal dalam desain dan pengembangan sekolah lapang digital atau Local capacity in the design and development of Digital Farmer Field School (DFFS)) di Aula Kampus Unimen, Enrekang, Selasa 23 November kemarin.

DFFS adalah program kerjasama atau kolaborasi segitiga antara Pemerintah Kerajaan Belanda melalui Van Hall larensten, Pemerintah Kabupaten Enrekang dan Universitas Muhammadiyah Enrekang.

Seminar Digital Farmer Field School itu mengangkat judul “The Final and the Future” sebagai rangkaian pelatihan desain DFFS yang diikuti oleh staff dari dinas terkait dan Unimen.

Bupati Enrekang Muslimin Bando berharap, kerjasama ini diperluas bukan hanya di bidang riset tapi juga dalam peningkatan kualitas pengajaran dan pemagangan.

“Program ini sungguh besar manfaatnya, banyak petani sangat terbantu dengan program kerjasama ini. Bukan hanya petani di Enrekang, bahkan semua petani di dunia, tapi petani Enrekang beruntung dengan adanya program ini. Terimakasih kepada semua yang telah terlibat,” puji MB.

Bupati juga mengusulkan kepada Nuffic Neso agar kiranya dibuka kerjasama penyelenggaraan Short Course bagi staff pemerintah daerah dan Unimen agar mereka mendapatkan mengajaran mengenai sains terapan terbaru seperti yang disampaikan oleh pembicara dalam seminar ini.

“Kita berharap, dengan kerjasama ini ada program lain yang bisa di kerjasamakan, semisal beasiswa kursus singkat di belanda. Lalu DFFS ini semoga bisa menjadi mata kuliah khusus di Unimen, seperti kita tau di Unimen ada prodi Agroteknologi dan Biokewirausahaan,” lanjutnya.

Dia mengapresiasi kerjasama dengan institusi Belanda yang telah terjain baik selama ini.

Pada akhir Acara MB menyerahkan sertifikat pelatihan tim DFFS Enrekang dan cinderamata kepada peserta pelatihan dengan tingkat partisipasi dan kinerja terbaik yaitu Mursalim Bagenda, Sutarjo Barrang dan Sunira Nasrul.(El)

Sudarmono

I am a web developer who is working as a freelancer. I am living in Saigon, a crowded city of Vietnam. I am promoting for http://sneeit.com

Tinggalkan Balasan