Penyidik Pasang Tanda Penyitaan 18 Unit Kamar Apartemen Milik Tersangka

JAKARTA, timeberita.com – Sekitar 18 unit kamar apartemen milik tersangka inisial BTS disita oleh penyidik kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI) terkait korupsi dana ASABRI senilai Rp. 23 Trilium.

Menurut, Kepala pusat penerangan hukum Kejagung RI, leonard Eben Ezer Simanjuntak melalui penerangan hukum Kejati Sulsel, Idil yang dirilis ke redaksi timeberita.com mengatakan sejumlah asset milik tersangka disita untuk dijadikan barang bukti atas perbuatan tindak pidana korupsi yang merugikan Negara.

Idil, mengatakan, bahwa kejagung telah melakukan pemasangan tanda penyitaan aset milik Tersangka yang dilaksanakan kemarin (Rabu, 17/3/2021) terhadap asset-aset milik dan atau yang terkait Tersangka BTS berupa 18 (delapan belas) unit kamar di Apartemen South Hills sebagai tindak lanjut dari proses penyitaan di Apartemen Soulth Hills beberapa waktu lalu guna memastikan status barang bukti agar tidak dialihkan kepada pihak lain.

“Kegiatan pemasangan tanda penyitaan terhadap 18 (delapan belas) unit kamar di Apartemen South Hills didampingi oleh Manager Portofolio PT Coollers Internasional Indonesia, serta Pengelola Apartemen Muharifin Umar Sodiq dan Djulia”jelasnya. (red/smr)

Sudarmono

I am a web developer who is working as a freelancer. I am living in Saigon, a crowded city of Vietnam. I am promoting for http://sneeit.com