Penyidik Jam Pidsus Kembali Periksa Sejumlah Saksi

JAKARTA, timeberita.com — Tim Jaksa Penyidik Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jam Pidsus) Kejaksaan Agung kembali memeriksa dua orang saksi terkait kasus dugaan korupsi Pengelolaan Keuangan PT Askrindo Mitra Utama (PT AMU) Tahun Anggaran 2016 sampai dengan 2019, Kamis 08 kemarin.

Dua orang saksi yang diperiksa yakni, MA selaku Kepala Bagian Pemasaran Kantor Cabang Utama PT Askrindo dan NR selaku Mantan Kepala Divisi Pemasaran Ritel dan Jaringan PT Askrindo.

“Keduanya diperiksa terkait permintaan uang komisi PT AMU,”jelas Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Leonard Eben Ezer Simanjuntak. SH,. MH.

Menurutnya, Selain pemeriksaan terhadap saksi kasus korupsi PT AMU, Tim Jaksa juga melakukan pemeriksaan terhadap saksi kasus penyimpangan dalam proses PengalihanIzin Usaha Pertambangan (IUP) Batubara di Kabupaten Sarolangun, Provinsi Jambi.

“Seorang karyawan inisial II, sebagai saksi, diperiksa terkait mekanisme Standard Operating Procedure (SOP) akuisisi PT Citra Tobindo Sukses Perkasa (CTSP) oleh PT Indonesia Coal Resources (ICR) anak perusahaan PT Antam,”jelasnya.

Dia menambahkan, sebelumnya, Jumat 02 Juli lalu, Pusat Pemulihan Aset Kejaksaan Agung berhasil menjual secara lelang lima unit kapal dari tujuh belas unit kapal yang ditawarkan lelang melalui Kepala Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Samarinda.

Dari lima unit kapal terjual, nilai penjualan seluruhnya sebesar Rp 27.186.000.000. Sedang dua belas unit kapal yang Tidak Ada Peminat (TAP) dikembalikan kepada Penyidik sebagai barang bukti.

“Selanjutnya hasil lelang tersebut disetorkan ke Rekening Penampungan pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (JAMPIDSUS) untuk digunakan sebagai barang bukti pengganti dalam proses penyelesaian lebih lanjut perkara atas nama Tersangka HH,”tutupnya.(*)

REDAKTUR

I am a web developer who is working as a freelancer. I am living in Saigon, a crowded city of Vietnam. I am promoting forĀ http://sneeit.com