Laporan : Saharuddin
Dari Samarinda Kaltim
Pembukaan muktamar ke XXII (22) Darud Da’wah wal-irsyad ( DDI) di samarinda ini hari Selasa 22 Februari 2022 dihadiri seluruh warga DDI se indonesia hadir gubernur, walikota, wakil walikota bontang dan Peserta dari berbagai pondok pesantren DDI dari sabang sampai merauke.
Menurut, penulis timeberita, Saharuddin juga selaku peserta muktamar saat mengikuti pelaksanaannya Digedung IAIN /UIN SULTAN AJI MUHAMMAD IDRIS jl. Ham rifaddin samarinda sebran kaltim, bahwa sambutan AG. Prof. Dr.H.syamsul Bahri Galigo, MA.
Menurut, Syamsul Bahri, bahwa DDI adalah organisasi islam yang Allusunna wal jamaah.gerakan berdakwa dan mengajak kebaikan.
DDI didirikan oleh AG. K. H. Abdul rahman ambo dalle tahun 1947 sebagai organisasi keagamaan dan kemasyarakatan yg lebih banyak membina berbagai jenis lembaga pendidikan guna mencerdaskan kehidupan bangsa dan negara.
Sementara itu, mejelis syuyukh 2016-2020 AG. Prof Dr. H. M. Faried wadjedy M. A mengatakan dalam sambutanya bawa DDI adalah kelompok tengah barisan Islam atau allusunna wajamaah tidak boleh kita mengingkari perbedaan pendapat dengan sudarah kita tapi kita harus mengikuti pendapat ulama DDI.
Sedangkan sambutan Asisten pemrov kalimantan timur Muhammad Kurniawan memgatakan semoga adanya DDI di kalimantan ini dapat membawa kedamaian, dan akhlak dan iman generasi penerus.
Wakil presiden Indonesia, K. H. Ma’ruf Amin melalui virtual berpesan kwpada peserta muktamar mengatakan DDI adalah mitra pemerintah dan DDI sangat berperang pada negara untuk memperbaiki generasi bangsa.
Bahkan, lanjut, Ma’ruf bahwa DDI adalah organisasi nasional bahkan sampai ke luar negeri.
Pesan saya, harapa kedepan lebih baik dan semakin kokoh persatuan bangsa Indonesia.
Tak ketinggalan ustadz Abdul Somad yang disapa UAS ini juga hadir secara virtual. (**)