* Dipusatkan IAIN Parepare
PAREPARE, timeberita.com – Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) Darud Da’wah Wal Irsyad (DDI) yang di pusatkan Auditorium IAIN Parepare, Jumat (3/6/2022).
Ketua panitia Mukernas DDI kota Parepare, Surianto, membacakan laporannya, mengenai menetapkan pokok program, menetapkan putusan muktamar DDI, melakukan konsolidasi organisasi bersama DDI, membangun hubungan silaturahim warga DDI.
Surianto menyebutkan mengenai tema revitalisasi trilogi DDI membumikan Islam washatiyah.
Ia mengatakan, sumber dana dari pengurus DDI dan bantuan fasilitas dari IAIN kota Parepare sehingga acara ini terlaksana dengan baik
Surianto meminta maaf jika ada kegiatan ini ada kekurangan dalam acara tersebut.
Dr Hannani selaku rektor IAIN kota Parepare mengatakan, adanya IAIN karena jasanya DDI,” kami hadir karena DDI yang dimotori AGH. K.H Ambo Dalle.
“Kami dari IAIN tidak bisa melupakan DDI karena IAIN hadir dari awalnya tarbiyah atas jasanya DDI maka kami tidak bisa melupakannya,”jelas ketua DPC NU kota Parepare.
Lanjutnya, IAIN siap berkolaborasi dengan DDI dan siap menanda tangani kerjasama MoU antara IAIN dengan DDI dalam mengembangkan pendidikan.
Bahkan rektor ini memberikan sinyal kepada DDI mengenai fasilitas di IAIN siap dipakai untuk DDI karena jasanya DDI lebih besar terhadap IAIN.
Walikota Parepare, H. M Taufan Pawe (TP), mempromosikan Institut Teknologi Habibie (ITH) dengan memperhatikan rektornya.” Saya berjuang sejak tahun 2014 agar ITH hadir di kota Parepare, dan Alhamdulillaah ITH hadir di kota Parepare dan siap menerima mahasiswa baru,”jelasnya.
DDI membuka tarbiyah pendidikan agama kalau pemerintah membuka pendidikan ITH,”semoga dapat bersinergi dalam memajukan pendidikan di kota Parepare ini,”jelasnya.
Sementara, AG H. Andi Syamsul Bahri A. Galigo, selaku ketua Umum PB DDI pusat, DDI itu satu, mereka adalah benteng penerangan Islam Ahlulsunnah Wal-Jamaah.
DDI bermualah dengan masyarakat keseluruhan dengan berpijak kepada AGH. K.H Abdurrahman Ambo Dalle.” Terima kasih kepada rektor IAIN Parepare yang telah berkontribusi kepada Mukernas DDI sehingga acara ini berjalan sukses,”jelasnya.
Harapannya kepada rektor IAIN Parepare Agara IAIN punya identitas demi kemajuan pendidikan kota Parepare.
Staf Khusus Kementerian Agama, Muhammad Nursaman, mengatakan bahwa tidak sempat hadir menteri karena ada acara pelepasan jemah haji.
Lanjutnya, harus ada nama IAIN Parepare yaitu menjadi usulan IAIN AGH. K.H Ambo Dalle, dan kami siap mengawal ke pusat.”IAIN harus punya nama,”Jelasnya.
Acara Mukernas DDI di buka oleh Muhammad Nursaman (staf khusus kementerian Agama) yang mewakili menteri Agama. (*SMR)