PAREPARE, timeberita.com – Perusahaan Umum Daerah (Perumda) kota Parepare menjadi sorotan bagi masyarakat khususnya para pelanggan, pasalnya air yang disuguhkan ke pelanggan sepertinya tidak layak dikomsumsi dengan airnya berwarna coklat susu, Selasa (11/1/22)
Padahal Perumda ini sudah menaikan tariff yang tidak sesuai dengan pelayanan bagi pelanggan karena airnya selalu sering berubah warna baik coklat maupun kehitam-hitaman.
Lembaga Institute Kebijakan Rakyat (IKRA) kota Parepare mempertanyakan kinerja Perumda yang selama ini belum bisa memberikan pelayana bagus bagi masyarakat mengenai kebutuhan air bersih tanpa harus berubah warna.
Direktur IKRA, Nuzul Qadry SH menyayangkan langkah Perusahan daerah Air Minum (PDAM) yang berubah nama Perumda ini airnya berwana coklat sedangkan tarif rekening air dinaikkan tanpa melihat sisi pelayanan yang memadai bagi pelanggan.
“Air berubah warna coklak apakah layak dikomsumsi, mestinya Perumda atau PDAM Parepare perbaiki dulu kualitas baru menaikkan tarif rekening air,”jelasnya.
Sementara itu, Kapala bidang Kesling Kesmas Dinas Kesehatan Kota parepare, Idris S.Km mengatakan bahwa air Perumda sudah layak dikomsumsi sesuai hasil penelitian SKAM RT (sarana kualitas air minum rumah tangga) kota Parepare secara umum dari parameter kualitas air minum Perumda secara normalnya layak di komsumsi.
Tetapi saat tidak normal airnya yang berubah warna coklat susu maka Idris tidak bisa berkutik menjelaskan secara faktual apakah layak dikomsumsi atau tidak saat airnya tidak jernih, yang jelas hanya komentari soal air saat normal.
“Kami belum melakukan uji atau penelitian terkait air warna coklat susu saat tidak normal,”katanya.
Lanjutnya, jika normal maka Air kebutuhan bagi pelanggan Perumda ini layak di komsumsi setelah dilakukan uji penelitian dari 40 sampel titik sumber air.
Idris kembali menjelaskan bahwa secara normal maka air bisa dikomsumsi, tetapi jika ada masalah internal dan airnya berubah menjadi berwana susu coklat atau coklat susu, maka pihak kami belum bisa mengatakan apakah layak atau tidaknya di komsumsi.
“Apabila warna air berubah seperti susu coklat, maka kami belum bisa mengatakan layak atau tidaknya air PAM bisa dikomsumsi bagi pelanggan, karena kami belum pernah melakukan uji atau penelitian saat airnya keruh,”alasanya. (smr)