PINRANG, timeberita.com – Empat calon kandidat Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PADAM) Tirta Sawitto Kabupaten Pinrang periode 2021-2026 siap bersaing.
Mereka keempat itu adalah Nasrum Tahir, S.T adalah karyawan terbaik PDAM Kota Parepare, Andi Bachtiar Tombong, S.Sos, SH. M.Si adalah mantan KPU kabupaten Pinrang, Andi Rista Tanrasula adalah aktif dalam kegiatan sanitasi Sakker Provinsi Sulsel, dan Hamdani, SE adalah mantan karyawan PDAM Kabupaten Pinrang.
Pemerhati perencanaan dan penganggaran pembangunan daerah, Sulsel, Muslim Latief SH kepada wartawan mengatakan, memilih direktur harus berkualitas, profesional dan punya pengalaman tentang ilmu tehnik masalah perencanaan air bersih.
“Saya sarankan kepada Bupati selaku owner PDAM Tirta Sawitto Pinrang bahwa memilih direktur harus mempunyai latar belakang mengenai teknik mengelola air dan komitmen dalam mengelola manajemen perusahan serta kerjasama para stakeholder, dan terutama memberikan pelayanan kepada masyarakat mengenai ketersediaan kebutuhan air bersih sebagaimana janji politik Bupati,”jelasnya.
Oleh karena itu, Direktur nantinya harus memperhatikan sumber-sumber air yang melalui beberapa IKK (Intalasi Kota Kecamatan) di kabupaten Pinrang harus di fungsikan agar bisa beroperasi untuk memenuhi keinginan masyarakat mengenai kebutuhan air tersebut.
Sekarang ini PDAM, kata Muslim, dijabat sementara oleh Zulkifli Tahir selaku Kabag ekonomi kabupaten Pinrang melakukan pembenahan dari keterpurukan walaupun belum fokus untuk mengelola manajemen PDAM karena hanya selaku pelaksana tugas sambil menunggu defenitif, “untuk mengelola PDAM Tirta Sawitto dengan baik maka harus calon direktur yang punya komitmen tinggi demi pelayanan dasar kebutuhan masyarakat air bersih,”tuturnya.
Lanjut, Muslim mengatakan bahwa harapan masyarakat kabupaten Pinrang kepada panitia pelaksana seleksi calon Direktur PDAM harus benar-benar memilih direktur yang berkualitas, komitmen, integritas, dan utamakan yang berlatar belakang yang mengetahui manajemen dan teknis air,”jelasnya.
Akil Rifai selaku pengusaha air atau aktivis pemerhati masalah air juga berpendapat bahwa memilih direktur harus yang berkomitmen untuk memajukan perusahaan terutama yang memahami tentang masalah kebutuhan air bersih bagi masyarakat.
“Saya hanya berharap agar memilih direktur harus punya pengalaman tentang masalah air,” tuturnya. (Smr).