DPRD Parepare Terima Aspirasi Ormas

PAREPARE, TIME BERITA.COM — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Parepare menerima aspirasi gabungan organisasi masyarakat (Ormas) terkait penolakan pembahasan rancangan undang-undang haluan ideologi pancasila (RUU HIP), Jumat 19 Juni kemarin.

Sejumlah Ormas yang ikut bergabung pada penyampaian aspirasi itu diantaranya, FPU, HMI, KAHMI, Pemuda Muhammadiyah, Pemuda Pancasila, FPI, Garda Nusantara, Pemuda Hidayatullah, dan PWRI.

Wakil Ketua I DPRD Parepare, Tasming Hamid berjanji akan mengutus staf ke Jakarta untuk membawa tuntutan FPU bersama ormas lainnya.

“Kami usahakan aspirasi mereka akan segera dibawa ke Jakarta,”singkatnya.

Koordinator aksi, Makmur Raona, mengatakan kedatangannya ke DPRD untuk menyampaikan sejumlah aspirasi dalam bentum pernyataan sikap terkait penolaka dan pemberhentian pembahasan RUU HIP.

“Kedatangan kami disini untuk menyampaikan bahww kami menolak dan berharap kepada DPR RI melalui DPRD Parepare menghentikan pembahasan RUU HIP,”tegasnya.

Hal senada disampaikan ketua FPU Parepare, Rahman Saleh, meminta kepada Presiden agar menolak RUU HIP untuk dibahas bersama DPR RI.

“Rancangan RUU HIP adalah bentukan DPR RI dan diserahkan ke Presiden dan dibahas bersama untuk selanjutnya ditetapkan sebagai undang-undang, olehnya itu mari kita bersama sama menolaknya,”katanya.

Diketahui, lima pernyataan sikap yang disampaikan yakani, pertama, TAP MPRS no.XXV tahun 1966 senantiasa harus selalu dijaga, dibela dan dipertahankan oleh rakyat Indonesia yang mayoritas anti komunis, dijaga, dibela dan dipertahankan eksistensinya sebagai norma hukum yang autentik dalam mencegah lahir dan bangkitnya PKI sebagai partai terlarang abadi, kedua menolak keras RUU HIP untuk dibahas dan ditetapkan menjadi Undang-undang. RUU HIP tersebut harus dihapus dari agenda pembentukan undang-undang, ketiga meminta kepada presiden agar menolak RUU HIP untuk dibahas dengan DPR dan mengutuk keras tindakan DPR RI sebagai pengusul inisiatif RUU HIP yang merugikan, mengecewakan, meresahkan dan melukai hati mayoritas rakyat Indonesia serta menghimbau kepada TNI POLRI dan rakyat Indonesia yang anti komunis senantiasa mewaspadai bangkit dan hidupnya kembali PKI.(Rls)

Sudarmono

I am a web developer who is working as a freelancer. I am living in Saigon, a crowded city of Vietnam. I am promoting forĀ http://sneeit.com