PAREPARE, timeberita.com — Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Parepare mengangkut sampah plaatik di lokasi proyek Anjungan Cempae.
Pengangkutan sampah plastik itu usai dikeruk alat berat pekerja proyek.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Parepare Budi Rusdi mengaku jika bukan lumpur yang diangkut di lokasi proyek.
“Hanya sampah plastik, bukan limbah. Hanya saja lumpur ikut sedikit-sedikit kalau dikeruk,”akuhnya.
Dia menambahkan, jika sampah yang diangkut tidak termasuk golongan sampah atau limbah yang berbahaya.
“Tidak ada uji Laboraturiumnya, sampah plastik itu tidak berbahaya. Tidak perlu di uji,”katanya.
Diketahui, lokasi proyek Anjungan Cempae merupakan lokasi tumpahan minyak kapal tengker Pertamina pada awal 2019 lalu. (*)