ENREKANG, timeberita.com — Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Enrekang kembali menggelar rekrutmen Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di Kecamatan Anggeraja, Kabupaten Enrekang.
Rekrutmen itu merupakan yang terkahir setelah sebelumnya dilakukan di 11 kecamatan lainnya. Hal itu dikatakan Pimpinan Baznas Kabupaten Enrekang Baharuddin, Kamis (16/09/2021).
Dia mengurai, Dari 12 Kecamatan, Sebanyak 171 orang yang mendaftar dan mengikuti tes.
Yakni, di Kecamatan Maiwa ada 17 orang, Cendana 12 orang, Enrekang 20 orang, Masalle 7 orang, Baroko 10 orang, Alla 10 orang, Curio 16 orang, Malua 15 orang, Buntu Batu 17 orang, Baraka 25 orang, Bungin 8 orang dan Anggeraja sebanyak 14 orang.
Tenaga UPZ yang diterima dari 12 Kecamatan sebanyak 70 orang artinya ada 101 orang gugur atau tidak lolos.
Dia menyebutkan, Rincian penerimaan tenaga UPZ yakni,
Untuk, Kecamatan Maiwa 7 orang, Cendana 5 orang, Enrekang 7 orang, Masalle 5 orang, Baroko 5orang, Alla 5 orang, Curio 7 orang, Malua 5 orang, Buntu Batu 5 orang, Baraka 7 orang, Bungin 5 orang dan di Anggeraja sebanyak 7 orang.
“Ini belum final dan akan masih ada rapat fleno kedepannya,”katanya.
Dia mengapresiasi antusias para pendaftar yanh telah mengikuti semua tes yang diberikan.
“Animo masyarakat cukup tinggi untuk menjadi pejuang-pejuang zakat, bahkan mereka memiliki suatu ide baru dalam menangani problema zakat di wilayah masing-masing. ‘sangat luar biasa,”Pujinya.
Menurutnya menjadi Amil Zakat merupakan suatu profesi mulia dimata allah swt, dalam hal ini mereka berinteraksi langsung kepada para muzakki dan mustahiq sebagai pembayar zakat dan penerima zakat.
Mereka melayani dengan baik antara dua kelompok tersebut, yakni muzakki sebagai pembayar zakat dan mustahiq sebagai penerima zakat.
“Menjadi pejuang amil zakat, Sebaiknya menuntun muzakki untuk menunaikan zakatnya, sekaligus menyempurnakan rukun Islam dalam membayar zakat,” Pungkasnya.(El)