PAREPARE, timeberita.com – Warga di Jalan Reformasi, Kelurahan Kampung Baru dan Kelurahan Tiro Sompe, Kecamatan Bacukiki Barat, Kota Parepare, mulai resah. Sebab, tumpukan sampah sudah hampir empat hari tidak diangkut oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) setempat.

Sampah berserakan di hampir setiap sudut Jalan Reformasi. Tak ada satu pun armada kebersihan dari DLH Kota Parepare yang terlihat melintas. Padahal, baru-baru ini Parepare meraih predikat kota bersih.
Salah seorang warga sekitar mengaku heran dengan kelambanan petugas. “Sudah hampir tiga hari sampah menumpuk di pinggir jalan, belum juga diangkut,” keluhnya, Sabtu (30/5/2026).
Plastik-plastik sampah tampak berhamburan dibiarkan begitu saja. Warga menilai pemerintah setempat belum menunjukkan kepedulian yang serius terhadap masalah ini.
Pemandangan sampah berjejer di sepanjang Jalan Reformasi pun menarik perhatian Ikatan Keluarga Reformasi Aspirasi (IKRA) Kota Parepare.
Uspa Hakim, Direktur IKRA, mengkritik keras kinerja DLH. Menurutnya, sudah tiga hingga empat hari sampah dibiarkan berserakan tanpa ada tindakan nyata.
“Apa sebenarnya tugas kebersihan di lingkup DLH Kota Parepare? Kok sampah dibiarkan hingga berhamburan di jalan,” tegas Uspa.
Ia menyebut kondisi ini tak hanya terjadi di Jalan Reformasi, tapi juga di sejumlah jalan lainnya di Parepare.
“Kota Parepare dijuluki kota Adipura, bahkan disebut kota bersih. Tapi nyatanya sampah berserakan. Jangan-jangan gaji petugas kebersihan tidak terbayar, sehingga terjadi penumpukan lebih dari tiga hari,” sindirnya.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak DLH Kota Parepare belum memberikan tanggapan atau klarifikasi saat dikonfirmasi. (**)