* Terjadi Human Error Akibat Faktor Alam
PAREPARE, timeberita.com -l Alhamdulillah, kata ini terucap dari konsumen SPBU Ujung Bulu bernama Fian saat pihak manajemen SPBU Ujung Bulu bertanggungjawab dan memberikan ganti rugi kepada konsumen tersebut.
Fian langsung menghadap kepada pihak manajemen pada hari ini (Selasa, 7 Desember 2021) juga bertemu dengan owner H Mistang dan manajer SPBU Ujung Bulu atas nama Bram.
“Terima kasih pak atas tanggungjawabnya kepada kami konsumen terkait BBM sejeni pertalite yang dibeli ternyata bercampur air sehingga berwarna coklat susu, dan kami mohon maaf jika terjadi miskomunikasi sehingga berita sebelumnya terbit di media online,”jelasnya.
Awalnya kami protes karena ada pihak SPBU ujung bulu tidak mengubris aspirasi kami selaku konsumen sehingga kami mengaduh ke media untuk di publikasikan agar suara kami selaku konsumen didengar.
Ternyata suara kami selaku konsumen didengar oleh pihak manajemen SPBU atau owner SPBU ujung bulu,”Atas responya yang baik kami ucapkan terima kasih kepada pihak manajemen SPBU Ujung Bulu,”jelasnya.
Tapi syukurlah pihak manajemenya baik dan paham soal keluhan kami sehingga semua selesai dengan baik juga,”maaf jika saya keliru atas komentar saya dimedia dan terima kasih kepada buat owner dan pihak manajemen SPBU uiung bulu jika ada yang tidak berkenang dengan pemberitaan sebelumnya mengenai diduga jual air bercampur BBM,”tutupnya.
Terpisah, H Mistang selaku owner SPBu Ujung Bulu melalui managernya, Bram, tetap bertanggungjawab terkait pertalite yang bercampur air.
Ia menjelaskan bahwa bercampurnya BBM ini dengan air karena air hujan masuk di tangki karena ada yang berlubang dan itu karena faktor alam tanpa disangaja.
“Jadi tidak benar kalau kami jual Air, tidak mungkin kita mau jual air, hanya karena faktor alam atau human error,”jelasnya saat dihubungi via selulernya.
Lanjut, Ia menuturkan semua bahwa pihak manajemen minta maaf kepada konsumen jika ada terjadi hal yang merugikan karena adanya BBM bercampur air itu akibat human error.”semua selesai dan aman tidak ada lagi masalah,”jelasnya. (tim)