PAREPARE, TIME BERITA, — Puluhan pasien cuci darah atau hemodialisa Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Andi Makkasau gagal melakukan cuci darah, lantaran alat atau mesin cuci darah milik RSUD Andi Makkasau rusak. Selasa (03/09/2019).
Direktur RSUD Andi Makkasau Reny Anggraeny Sari yang dihubungi mengakui adanya kerusakan pada mesin cuci darah milik RSUS Andi Makkasau Parepare. Bahkan, kerusakan tersebut sejak pekan yang lalu, hingga kini.
Menurutnya, pihaknya sudah melakukan upayah perbaikan pada kerusakan alat cuci darah tersebut, dengan memesan alat yang rusak.
“Memang ada kerusakan pada Pompa Air alat Cuci Darah. Itu kejadiannya minggu lalu. Tapi kami sudah pesan alatnya, dan kami dijanji hari ini sudah tiba,”jelasnya.
Dia menambahkan, jika untuk mendapat alat yang rusak itu, dibutuhkan dana yang besar dan alatnya di pesan diluar daerah.
“Eh saya kasih tau ya, saya ini butuh dana yang besar untuk membeli alat itu. Dan saya sudah upayakan hari ini sudah bisa dioperasikan,”jelasnya dengan nada kata yang tinggi dengan membentak wartawan, bahkan menantang wartawan saat dihubungi.
“Ini mau diberitakan kah? tanyanya
wartawan, ia ibu, makanya ini dikonfirmasi!
“Kalau mau diberitakan, silahkan beritakan saja, Dan jangan minta bantuan kepada saya,”jawabnya dengan nada kata yang keras dan mengamcam.(*)