Tersangka Mantan Kapolres Barru Hanya Tahanan Kota

* Tersangka Dijerat Pasal Berlapis tapi tidak ditahan

BARRU, TIME BERITA .com –Orang nomor satu di kesatuan Polri kabupaten Barru sudah diserahkan berkasnya ke jaksa penuntut umum untuk persiapan sidang di pengadilan Negeri Barru terkait dugaan perkara tindak pidana dugaan penimbunan laut di Kupa kecamatan Malluestasi Kabupaten Barru.

Hanya saja pihak kejaksaan tidak menahan tersangka mantan Kapolres Barru AKBP BR. walaupun dijerat pasal berlapis oleh pihak penyidik Polda Sulsel.

Kejaksan masih memberikan kebijakan tanahan kota karena dinilai masih kooperatif, demikian dikatakan Humas Kejaksaaan Negeri Barru Rian Ardiansyah kepada wartawan.

“Jadi tersangka tidak boleh meninggalkan wilayah kota Barru karena ada tempat domisilinya di daerah ini. Tersangka setiap senin wajib datang melapor ke penyidik kejaksaan,” kata Rian.

Kasintel Kejari Barru ini mengatakan bahwa Pasal yang disangkakan kepada tersangka yaitu Pasal 73 ayat 1 g Junto Pasal 35 hurup i UU RI NO 27 tahun 2007 sebagaimana diubah UU RI No 1 tahun 2014 tentang pengelolaan wilayah pesisir dan pulau2 kecil.

Atau Pasal 109 junto pasal 36 ayat 1 UU RI NO 32 tahun 2009 tentang perlindungan dam pengelolaan lingkungan hidup. Adapun ancaman pasal 73 itu minimal 2 tahun penjara dan maksimal 10 tahun denda minimal Rp 2 milyar sampai Rp 10 milyar.

“Sedangkan ancaman pasal 109 hukuman penjara minimal 1 tahun maksimal 3 tahun denda maksimal Rp 3 milyar. Paling lambat berkas tersangka akan dilimpah pekan depan ke Pengadilan Negeri Barru,” terangnya (rud)

REDAKTUR

I am a web developer who is working as a freelancer. I am living in Saigon, a crowded city of Vietnam. I am promoting forĀ http://sneeit.com