Kejati Rilis Capaian Kinerja Kejari Se-Sulsel

MAKASSAR, timeberita.com — Capaian kinerja Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Selatan (Sulsel) cabang Kejaksaan Negeri se-Sulawesi Selatan, Selasa (04/01/2022).

Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Sulsel, Idil, SH., MH mengurai,

Untuk bidang tindak pidana umum terdapat 3 seksi yakni Oharda, Kamnegtibul dan TPUL dan Narkotika dan Zat Adiktif Lainnya.

Dia menyebut surat perintah dimulainya penyidikan (SPDP) sebanyak 6.917 perkara.

Tahap I sebanyak 6.056perkara, Tahap II sebanyak 6.242 perkara dan Eksekusi sebanyak 5.758 perkara.

Penyelesaian perkara Pidana Umum melalui Restoratif Justice (RJ) oleh Penuntut Umum di wilayah Hukum Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan sebanyak 24 perkara.

Sementara bidang tindak pidana khusus, jumlah penyelidikan sebanyak 83 perkara.

Jumlah perkara yang ditingkatkan ke Penyidikan sebanyak 78 perkara dan perkara yang ditingkatkan ke tahap Penuntutan sebanyak 84 perkara.

Nilai asset dan uang yang merupakan dan atau diduga merupakan hasil tindak pidana korupsi yang dapat dikuasai kembali dari hasil kegiatan penyelidikan maupun penyidikan sebesar Rp. 29.803.101,527,78.

Eksekusi badan dilakukan terhadap 98 terpidana dan Eksekusi uang pengganti sebesar Rp. 3.928.630.179.

Untuk bidang perdata dan tata usaha negara ada 552 Pelayanan Hukum dan pertimbangan hukum 211 serta
Surat Kuasa Khusus (SKK) bidang Perdata, litigasi dan litigasi sebanyak 1.091.

Dan Surat Kuasa Khusus (SKK) bidang Tata Usaha Negara (litigasi) sebanyak 22 SKK.

Penyelamatan keuangan negara (penyelamatan asset milik Kementerian, Lembaga dan Pemerintah Propinsi Sulawesi Selatan oleh Jaksa Pengacara Negara pada Bidang Datun Kejati Sulsel, dengan nilai sekitar Rp.10.708.650.793.401.

Pemulihan keuangan negara sebesar Rp.17.359.392.835.

Tidak hanya itu, untuk program tangkap buron (Tabur) Pengamanan DPO atau Tangkap Buronan (Tabur), periode Januari hingga Desember 2021 sebanyak 6 orang

Untuk bidang pengawasan klarifikasi sebanyak 12 Lapdu, Inspeksi kasus 2 kasus, hukuman disiplin ringan terhdap 2 Jaksa, hukuman sedang terhadap 3 Jaksa dan hikuman berat ada 1 orang Jaksa dengan hukuman berupa pembebasan dari jabatan struktural.

Dan 1 orang Tata Usaha, dengan hukuman berupa Pemberhentian tidak dengan hormat sebagai PNS.(Rls)

Sudarmono

I am a web developer who is working as a freelancer. I am living in Saigon, a crowded city of Vietnam. I am promoting for http://sneeit.com