Gubernur Sulsel Dan Kontraktor Diamankan KPK

MAKASSAR, TIME BERITA.COM — Tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan Prof Dr Ir H M Nurdin Abdullah di rumah jabatannya, Sabtu (27/02/2021)

Selain Gubernur, Tim KPK juga mengamankan sejumlah orang lainnya termasuk barang bukti.

Penengkapan itu sesuai Surat Perintah Penyelidikan No : Sprin.Lidik-98/01/10/2020.

Lima orang yang ikut diamankan yakni, Agung Sucipto merupakan kontraktor, Nuryadi sopir kontraktor, Samsul Bahri Adc Gubernur Prov Sulsel, Polri (48), Edy Rahmat Sekdis PU Provinsi Sulawesi Selatan dan Irfandi sopir Edy Rahmat.

Barang bukti yang diamankan oleh Tim KPK yaitu 1 (satu) koper yang berisi uang sebesar Rp 1 Milliar yang di amankan di Rumah Makan Nelayan Jalan Ali Malaka, Kecamatan Ujung Pandang, Kota Makassar.

Tim KPK kemudian langsung membawa  Prof. Dr. Ir. H. M. Nurdin Abdullah, M. Agr  dan Rombongan langsung ke KLINIK TRANSIT di Jalan Poros Makassar untuk dilakukan pemeriksaan Swab antigen.

Tim KPK dan Rombongan di kawal oleh 4 orang anggota Detasemen Gegana Polda Sulsel yakni, Iptu Cahyadi, Bripka Laode Budi, Briptu Sardi Ahmad dan Bripda M Syaharuddin.

Kemudian pada pukul 05.44 Wita rombongan selesai melaksanakan pemeriksaan Swab antigen dan menuju Bandara Sultan Hasanudin untuk berangkat ke Jakarta menggunakan Pesawat Garuda GA 617.

Juru Bicara KPK Ali Fikri mengatakan, penangkapan ini atas dugaan korupsi yang ada.

Menurutnya, tentu ini proses dari sebagian penyelidikan yang belum bisa disampaikan.

“Operasi tangkap tangan yang dilakukan oleh KPK tentu ada proses dan mekanismenya. permintaan keterangan, kemudian nanti ada sejumlah gelar perkara, ada ekspose dan tentu baru disimpulkan dari permintaan keterangan tersebut,” terang Ali Fikri.(*)

REDAKTUR

I am a web developer who is working as a freelancer. I am living in Saigon, a crowded city of Vietnam. I am promoting for http://sneeit.com